Tren AI di Dunia Pendidikan Meningkat, Sanksi Tegas Mulai Diterapkan

Bisyral

- Redaksi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Jakarta- Di tengah maraknya penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan, sejumlah sekolah tetap mempertahankan metode pembelajaran konvensional berbasis kertas (Paper- Based Learning) untuk melatih kemampuan berpikir mandiri peserta didik.

SMA Krista Mitra dan SMA Penabur menjadi contoh sekolah yang menerapkan metode tulis-menulis tanpa bantuan AI. Selain kemampuan akademik, sekolah juga menekankan pembentukan karakter dan keterampilan sosial siswa.

Baca Juga:  Mahasiswa KKM UIB Desa Gunung Malang Hadir di Podcast RRI 'Sore Ceria'

Kepala SMA Krista Mitra, Suryono SPd, menegaskan bahwa peran guru tetap dibutuhkan, terutama dalam membangun karakter, hubungan sosial, dan keharmonisan antarmanusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:  Bantuan PIP Untuk SLB, Bukti Komitmen Pendidikan untuk Semua

Sementara itu, Yayasan Sekolah Kristen Indonesia (YSKI) Semarang dan Universitas Atma Jaya BSD turut menyosialisasikan etika penggunaan AI. Mahasiswa diperbolehkan menggunakan AI untuk membantu mencari ide (AI assisted), tetapi bukan sekadar menyalin hasil AI (AI generated).

Universitas Atma Jaya BSD juga menerapkan sanksi tegas terhadap penyalahgunaan AI, mulai dari nilai nol, nilai E, skorsing satu semester, hingga dikeluarkan dari kampus untuk pelanggaran berulang.

Baca Juga:  18 Tahun Lalu Bukan Superstar Tayang Perdana, Kini Temon Pamit Selamanya

Upaya tersebut menjadi pengingat bahwa teknologi seharusnya mendukung proses belajar, bukan menggantikan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pembentukan karakter peserta didik.

Berita Terkait

Menelusuri Sejarah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
Kemendikdasmen Dukung Literasi Media Anak yang Diluncurkan UNESCO
AISOFOLL Ke-17 Dorong Pembelajaran Bahasa Berbantuan Teknologi
Kang Abik di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Berbagi Tips Perkuat Literasi Santri
Kemendikdasmen Bekali Guru untuk Tanggap Bencana Soal
Prof. J.M. Muslimin: Santri Bukan Generasi yang Tertinggal oleh Zaman
Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya
Dr. Faisal Rachmat Kembangkan Media Maze Tingkatkan Motorik Anak Berkebutuhan Khusus

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:55 WIB

Menelusuri Sejarah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kemendikdasmen Dukung Literasi Media Anak yang Diluncurkan UNESCO

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:16 WIB

AISOFOLL Ke-17 Dorong Pembelajaran Bahasa Berbantuan Teknologi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Kang Abik di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Berbagi Tips Perkuat Literasi Santri

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Tren AI di Dunia Pendidikan Meningkat, Sanksi Tegas Mulai Diterapkan

Berita Terbaru

Pendidikan

Menelusuri Sejarah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:55 WIB