Pecahnya Bentrokan Di Menteng Yang Tewaskan Satu Orang

Bisyral

- Redaksi

Senin, 27 Juli 2026 - 17:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id| Bogor– Bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi, 26 Juli 2026, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka kritis. Insiden ini juga diwarnai kebakaran sebuah bangunan yang videonya ramai beredar di media sosial.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah sejumlah rekaman video memperlihatkan kobaran api melalap sebuah bangunan di lokasi kejadian.

Video tersebut kemudian menyebar luas dan memicu berbagai spekulasi mengenai penyebab bentrokan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:  Kasus Daycare Jogja Disorot, Polisi Didesak Mengusut Tuntas

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentrokan diduga bermula dari keributan saat membeli sarapan di sebuah warung nasi uduk.

Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi aksi saling serang yang melibatkan dua kelompok.

Akibat bentrokan tersebut, dua orang menjadi korban. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara seorang lainnya mengalami luka kritis dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Menindaklanjuti kejadian itu, pihak kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam bentrokan.

Kini penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Peringatan Maulid Nabi di Gunung Picung Dihadiri Sekitar 1.000 Jamaah

Di media sosial, beredar sejumlah video yang memperlihatkan kobaran api melalap sebuah bangunan di kawasan Menteng. Salah satu video diunggah oleh akun X @netizenviral_ dan kemudian ramai dibagikan ulang oleh warganet.

Narasi yang beredar di media sosial menyebut insiden bermula dari perselisihan antara seorang pria dengan pedagang nasi uduk.

Pria tersebut disebut diduga memesan makanan namun tidak membayar sehingga memicu cekcok.

Keributan kemudian disebut berlanjut dengan aksi perusakan gerobak hingga bentrokan antarkelompok yang berujung pada kebakaran sebuah bangunan.

Baca Juga:  Waspada Potensi Hujan Waktu Siang dan Sore di Bogor

Namun informasi tersebut masih berupa narasi yang beredar di media sosial dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak kepolisian.

Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab bentrokan maupun asal mula kebakaran yang terjadi di lokasi kejadian.

Masyarakat dihimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menunggu keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait hasil penyelidikan.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Enam Tahun Terbaring, Bocah Sirnarasa Butuh Pendampingan
Pemkot Bogor Intensifkan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga
Hujan Guyur Sukabumi setelah Kemarau Panjang
Kebakaran Galuga Bukan dari Sampah Aktif, Ini Penjelasannya
Maulid Nabi dan Haul Akbar ke-96, Kramat Empang Bogor Dipadati Ribuan Jamaah
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Bogor Bagikan Masker dan Edukasi Warga
Di Balik Senyum Ibu Mimin, Tersimpan Perjuangan yang Panjang
Sopir Angkot Gelar Unjuk Rasa di Balaikota Bogor, Berikut Tuntutannya

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:19 WIB

Enam Tahun Terbaring, Bocah Sirnarasa Butuh Pendampingan

Jumat, 11 September 2026 - 13:38 WIB

Pemkot Bogor Intensifkan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga

Jumat, 11 September 2026 - 10:08 WIB

Hujan Guyur Sukabumi setelah Kemarau Panjang

Rabu, 9 September 2026 - 14:20 WIB

Kebakaran Galuga Bukan dari Sampah Aktif, Ini Penjelasannya

Rabu, 9 September 2026 - 14:19 WIB

Maulid Nabi dan Haul Akbar ke-96, Kramat Empang Bogor Dipadati Ribuan Jamaah

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB