Binanews.id | Bogor- Sebanyak 36 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Bogor mendapatkan bantuan revitalisasi bangunan melalui program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Program tersebut mengalokasikan anggaran sekitar Rp26 miliar untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan, sehingga sekolah menjadi lebih representatif serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Salah satu sekolah penerima bantuan tersebut adalah SMP Bina Karya Kreatif Kota Bogor yang berada di bawah Yayasan Kwarta Mulia, Jalan Jabaru III, Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung kondisi bangunan sekolah yang telah direvitalisasi pada Jumat (16/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia melihat fasilitas sekolah yang kini lebih memadai, termasuk ruang kelas dan perpustakaan, serta menyaksikan antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran.
Dedie mengatakan, peninjauan tersebut sekaligus menandai berakhirnya proses revitalisasi terhadap 36 sekolah, baik negeri maupun swasta, yang menerima bantuan dari pemerintah pusat.
“Hari ini menutup seluruh proses revitalisasi yang sudah dilaksanakan di 36 sekolah, baik negeri maupun swasta. Revitalisasi ini merupakan bantuan dari program Presiden Prabowo Subianto. Kita lihat sekarang sekolah lebih representatif,” ungkap Dedie.
Menurutnya, program revitalisasi satuan pendidikan menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas Indonesia.
Ia menegaskan, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya dilakukan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga didukung berbagai program lainnya, seperti bantuan laptop, pembangunan perpustakaan, penyediaan fasilitas Unit Kesehatan Sekolah (UKS), hingga pengadaan mebel.
“Jadi, bukan hanya program Makan Bergizi Gratis (MBG), banyak juga program-program yang lain. Ada bantuan laptop, perpustakaan, UKS, mebel, dan sebagainya. Sehingga, program ini bisa berjalan dengan baik secara menyeluruh dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.
Dedie juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan, termasuk bagi sekolah-sekolah di Kota Bogor.
Kondisi Sekolah Kini Lebih Baik
Kepala SMP Bina Karya Kreatif, Mariati Lince Lumbanbatu, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan revitalisasi yang diterima sekolahnya. Ia menilai, perbaikan tersebut membawa perubahan signifikan terhadap kondisi lingkungan sekolah.
Sebelum direvitalisasi, lapangan di depan ruang kelas masih berupa tanah merah. Sejumlah bagian atap juga membutuhkan perbaikan, sementara beberapa lantai sekolah mengalami keretakan.
Kini, berbagai bagian bangunan telah diperbaiki, termasuk ruang kelas di lantai atas dan bawah. Sekolah juga memperoleh bantuan mebel serta perlengkapan untuk ruang UKS.
“Sekarang sudah bagus, sudah diperbaiki semua ruang kelas di atas dan di bawah. Fasilitasnya juga sudah banyak. Kita juga diberikan bantuan mebel dan perlengkapan di ruang UKS,” kata Mariati.
Ia berharap kondisi sekolah yang semakin baik dapat meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus mendukung mereka dalam mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
Apresiasi serupa disampaikan Wati, salah seorang orang tua murid. Ia mengaku bersyukur karena perbaikan fasilitas sekolah dapat membuat anak-anak belajar dengan lebih nyaman.
“Alhamdulillah, bersyukur sekolah sudah diperbaiki. Anak lebih nyaman, lebih semangat lagi. Semoga ini menjadi jalan untuk menciptakan pendidikan berkualitas dan melahirkan generasi unggul. Terima kasih banyak, Pak Presiden Prabowo, atas perhatian dan bantuannya,” ungkapnya.
Melalui program revitalisasi tersebut, diharapkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kota Bogor semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi generasi penerus bangsa.









