Binanews.id | Bogor- Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mengimbau seluruh peserta didik jenjang SD, SMP, serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)/Kesetaraan, baik negeri maupun swasta, untuk tetap fokus belajar, mematuhi ketentuan jam malam, dan tidak terlibat dalam aksi demonstrasi yang berpotensi mengganggu keamanan serta keselamatan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah perlindungan terhadap peserta didik sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bogor tetap aman dan kondusif.
Kebijakan ini menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 51/Pa.03/Disdik tertanggal 23 Mei 2025 tentang Penerapan Jam Malam bagi Peserta Didik untuk Mewujudkan Generasi Panca Waluya Jawa Barat Istimewa, serta Surat Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor 38566/PW.01/SEKRE tertanggal 16 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, imbauan tersebut menjadi langkah antisipasi terhadap informasi potensi mobilisasi massa pada 20 Oktober 2026 yang dikhawatirkan dapat melibatkan peserta didik.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor meminta seluruh satuan pendidikan memastikan kegiatan belajar-mengajar berjalan sesuai ketentuan. Para pelajar juga diingatkan untuk tidak mengikuti demonstrasi, unjuk rasa, maupun kegiatan sejenis di luar lingkungan sekolah yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan.
Dalam imbauan tersebut, pembatasan aktivitas peserta didik di luar rumah diberlakukan mulai pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB. Meski demikian, peserta didik tetap diperbolehkan mengikuti kegiatan keagamaan atau sosial di lingkungan tempat tinggal dengan sepengetahuan orang tua atau wali.
Orang Tua dan Sekolah Diminta Perketat Pengawasan.
Untuk memastikan imbauan berjalan efektif, orang tua, guru, dan pihak sekolah diminta meningkatkan pendampingan serta pengawasan terhadap aktivitas peserta didik.
Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan juga diminta berkoordinasi lintas sekolah dan memantau aktivitas siswa. Sementara itu, pengawas sekolah bertugas memantau pelaksanaan upaya pencegahan dan pembinaan, serta melaporkan hasilnya kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
Upaya menjaga keamanan dan ketertiban tersebut sejalan dengan pesan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menekankan pentingnya kebersamaan dan semangat persatuan dalam menjaga Kabupaten Bogor.
Pesan tersebut disampaikan Rudy dalam kegiatan Apel Kebangsaan.
“ Kabupaten Bogor adalah rumah kita bersama. Mari kita rawat dengan hati, kita jaga dengan kebersamaan, dan kita bangun dengan semangat persatuan,” ujar Rudy.
Pemerintah Kabupaten Bogor turut mengajak orang tua, pelajar, tenaga pendidik, serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pengawasan dan komunikasi dengan anak-anak, menghindari provokasi, serta memastikan peserta didik tidak terlibat dalam aktivitas yang berisiko terhadap keselamatan mereka.
Melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, Pemkab Bogor berharap kegiatan belajar tetap berlangsung kondusif, keamanan lingkungan terjaga, dan generasi muda dapat terus berfokus pada pendidikan demi masa depan yang lebih baik.









