Binanews.id | Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menunjuk Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Nama Suyudi diajukan melalui Surat Presiden (Surpres) yang diterima pimpinan DPR pada 30 September 2026. Suyudi sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR untuk menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang telah menduduki jabatan Kapolri sejak 2021.
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengatakan Surpres tersebut memuat usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri sekaligus pengangkatan Kapolri baru. “Pagi ini pimpinan DPR mendapat Surpres kepada Ketua DPR Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 perihal usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri dan pengangkatan dalam jabatan Kapolri,” kata Habiburokhman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Badan Musyawarah DPR kemudian menugaskan Komisi III untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi. “Maka sesuai dengan barusan digelar Badan Musyawarah DPR, hari ini 1 Oktober pagi, menugaskan Komisi III DPR melaksanakan uji kelayakan terhadap Komjen Suyudi, calon Kapolri,” ujarnya.
Suyudi Ario Seto lahir di Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994.
Dalam perjalanan pendidikannya, Suyudi melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003. Ia kemudian menempuh pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018.
Kariernya di kepolisian banyak bersentuhan dengan bidang reserse dan kriminal. Sejumlah posisi di tingkat kewilayahan maupun Mabes Polri pernah dijalaninya.
Suyudi pernah menjabat Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu, serta Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
Ia kemudian dipercaya mengisi sejumlah posisi lainnya, termasuk memimpin unit Jatanras Polda Metro Jaya.
Karier Suyudi berlanjut ke sejumlah jabatan pimpinan di kepolisian daerah. Ia pernah menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Metro Jakarta Barat, serta Kanit Resmob Bareskrim Polri.
Suyudi juga pernah menjabat Kapolsek Metro Tanah Abang. Setelah itu, ia dipercaya memimpin sejumlah kepolisian resor, yakni Polres Majalengka, Polres Bogor, dan Polres Metro Jakarta Pusat.
Jabatan strategis di tingkat Polda kemudian menyusul. Pada 2023, Suyudi dipercaya sebagai Wakapolda Metro Jaya.
Setahun kemudian, ia ditunjuk menjadi Kapolda Banten.Sebelum diajukan sebagai calon Kapolri, Suyudi mendapat kepercayaan untuk memimpin BNN.
Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 di Istana Negara, Jakarta.
Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 118 TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan BNN.
Kini, sekitar setahun setelah dipercaya memimpin lembaga pemberantasan narkotika tersebut, Suyudi kembali diajukan Prabowo untuk menduduki posisi tertinggi di tubuh Polri.
Suyudi menjadi satu-satunya nama yang diajukan Presiden dalam proses pergantian Kapolri. Komisi III DPR kemudian membuka rangkaian uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi pada Kamis (1/10/2026).
Hasil uji kelayakan tersebut menjadi bagian dari proses DPR sebelum memberikan persetujuan terhadap calon Kapolri yang diajukan Presiden.[]
Editor : Fathurroji









