Kemendikdasmen Buka Program Beasiswa S1/D4 bagi Guru

Tim Redaksi

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 06:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Jakarta–Kesempatan guru untuk meningkatkan kualifikasi akademik semakin terbuka. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) memfasilitasi 32.828 guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S-1)/Diploma Empat (D-4) pada 2026 melalui Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 Guru.

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Kemitraan ini diperkuat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 Guru Gelombang 3, sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, menekankan bahwa peningkatan kualitas guru merupakan bagian penting dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. “Bangsa yang maju ditentukan oleh seberapa baik kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, pendidikan merupakan kunci penting dalam membangun manusia Indonesia, terutama ditentukan dengan kualitas gurunya,” ujar Nunuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa kesempatan memperoleh kualifikasi akademik harus terbuka bagi semua guru, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Kualifikasi bukanlah mimpi. Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Mendikdasmen membuka kesempatan bagi guru-guru yang memiliki keterbatasan untuk bisa belajar di perguruan tinggi,” tegasnya dalam kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 Guru Gelombang 3 di Jakarta, Senin (7/9) lalu

Baca Juga:  Desil Rendah tapi Bansos Tidak Cair? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selain itu, Nunuk menjelaskan bahwa program dirancang agar guru tetap dapat menjalankan tugasnya di sekolah selama mengikuti perkuliahan. LPTK penyelenggara memberikan skema perkuliahan secara fleksibel sehingga guru dapat belajar tanpa meninggalkan sekolah dan murid-muridnya.

Pada Gelombang 3 tahun 2026, sebanyak 45.660 guru mendaftar, dan 32.828 guru difasilitasi mengikuti program. Peserta terdiri atas 25.936 guru dan pendidik PAUD, 3.278 guru SD, 3.391 guru mata pelajaran jenjang SMP, SMA, dan SMK, serta 223 guru SLB. Dengan total 127 LPTK dimana sebanyak 35 LPTK yang baru bergabung turut bergotong royong mendukung pemenuhan kualifikasi akademik guru pada tahun ini.

Baca Juga:  Anggaran Kemendikdasmen 2027 Capai Rp61,1 Triliun. Apa Program Prioritasnya?

Nunuk mengatakan bahwa kemitraan dengan perguruan tinggi merupakan bentuk gotong royong untuk menjawab tantangan peningkatan kualitas guru. “Perjanjian kerja sama yang dilakukan bersama Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan merupakan salah satu bentuk gotong royong dalam memajukan pendidikan. Dengan semangat kolaboratif dan bersinergi, bergerak bersama memajukan pendidikan melalui peningkatan kualitas guru,” katanya.

Lebih jauh, pemenuhan kualifikasi S-1/D-4 ini sekaligus membuka jalan bagi guru untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu dan memperoleh sertifikasi pendidik. Pada 2026, sebanyak 8.900 guru ditargetkan menyelesaikan Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik Gelombang 1 melalui skema afirmasi untuk kemudian melanjutkan ke program PPG.

Nunuk mengingatkan bahwa indikator keberhasilan program tidak sekadar bermuara pada lembar ijazah, melainkan pada peningkatan mutu pembelajaran yang dirasakan langsung oleh murid. “Program ini bukan hanya memenuhi tuntutan regulasi, tetapi lebih jauh mendukung upaya dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Tak hanya kualifikasi yang terpenuhi, namun juga meningkatnya kompetensi guru dalam melaksanakan proses belajar dan mengajar di kelas,” pesannya.

Baca Juga:  Pindah Domisili KTP Bisa Tanpa Surat Pengantar, Begini Caranya

Sementara itu, Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (Dir. Guru PAUD dan PNF), Saiful Bari, mengapresiasi dukungan LPTK yang turut membuka akses peningkatan kualifikasi bagi para guru. “Apresiasi yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan penyelenggara Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 Guru atas dukungan dan kerja samanya. Kehadiran Ibu/Bapak hari ini menunjukkan komitmen kita bersama untuk menghadirkan pendidikan bermutu bagi semua anak Indonesia,” ungkap Saiful.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualifikasi guru memiliki dampak yang lebih luas karena berkaitan langsung dengan kualitas layanan pendidikan yang diterima murid. “Berdasarkan data Dapodik, sebanyak 174.520 guru belum memenuhi kualifikasi akademik S-1/D-4, dan sebagian besar berasal dari Guru PAUD dan SD. Artinya, ratusan ribu anak didik kita masih belajar bersama guru yang perlu kita dukung untuk meningkatkan kompetensinya,” pungkasnya.[]

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB