Anggaran Kemendikdasmen 2027 Capai Rp61,1 Triliun. Apa Program Prioritasnya?

Tim Redaksi

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Jakarta–Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan anggaran sebesar Rp61,1 triliun untuk tahun anggaran 2027. Anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat program prioritas nasional di bidang pendidikan dasar dan menengah, sekaligus memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas layanan bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Arah kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat dalam konferensi pers Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat (14/8).

Revitalisasi Sekolah Jadi Salah Satu Prioritas

Salah satu perhatian utama Kemendikdasmen pada 2027 adalah peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini merupakan bagian dari kebijakan revitalisasi sekolah yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Pelaksanaannya dilakukan secara swakelola oleh satuan pendidikan penerima manfaat.

Revitalisasi diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik sekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, layak, dan mendukung proses pembelajaran peserta didik.

Baca Juga:  Kemendikdasmen dan ANRI Kolaborasi Pemanfaatan Arsip sebagai Sumber Pembelajaran

Selain revitalisasi, pemerintah mendorong perluasan akses pendidikan melalui upaya menuju penyelenggaraan wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Dukungan bagi peserta didik juga diberikan melalui bantuan perlengkapan sekolah serta pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Digitalisasi Pembelajaran dan Penguatan Guru

Transformasi pembelajaran menjadi agenda penting lainnya. Melalui Digitalisasi Pembelajaran, Kemendikdasmen berupaya meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap sumber belajar berkualitas.

Di sisi lain, peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilepaskan dari keberadaan guru. Karena itu, kesejahteraan dan profesionalitas pendidik juga menjadi perhatian pemerintah.

“Kami juga memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan guru. Pada 2027, telah dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan guru non-ASN, seiring dengan semakin banyaknya guru, baik di sekolah negeri maupun swasta, yang telah memiliki sertifikasi pendidik,” tambahnya.

Kebijakan tersebut menjadi penting mengingat guru merupakan salah satu faktor utama dalam menentukan kualitas pembelajaran. Peningkatan kesejahteraan diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru.

PIP Menjangkau Sekitar 18 Juta Peserta Didik

Dukungan terhadap peserta didik juga diperkuat melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Program ini ditujukan untuk membantu sekitar 18 juta peserta didik berdasarkan data yang menjadi basis penerima manfaat.

Baca Juga:  5.704 Guru Disiapkan Jadi Kepala Sekolah, Ini Pesan Kemendikdasmen

PIP memiliki peran strategis dalam membantu peserta didik dari keluarga yang membutuhkan agar tetap dapat mengikuti pendidikan. Dengan demikian, dukungan pemerintah tidak hanya berorientasi pada pembangunan sekolah, tetapi juga pada kemampuan peserta didik untuk mengakses dan mempertahankan keberlanjutan pendidikannya.

Kemendikdasmen juga akan mengembangkan Studio Guru sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembelajaran sekaligus peningkatan kapasitas pendidik.

Pendidikan untuk Kelompok yang Membutuhkan Afirmasi

Selain program kerja prioritas nasional, Kemendikdasmen melanjutkan berbagai program untuk mewujudkan agenda Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Salah satunya melalui Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) yang ditujukan bagi peserta didik dari daerah afirmasi dan anak pekerja migran Indonesia.

Pemerintah juga memberikan bantuan pendidikan bagi peserta didik berprestasi serta beasiswa bagi guru untuk memperoleh kualifikasi akademik S1 atau D4.

Peningkatan kompetensi guru dilakukan melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta pengembangan kemampuan di sejumlah bidang strategis, seperti STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), MIPA, Pembelajaran Mendalam, dan Digitalisasi Pembelajaran.

Pendidikan Vokasi dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri

Perhatian pemerintah juga mencakup penyelenggaraan pendidikan bagi Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) serta peningkatan kualitas pendidikan vokasi.

Pada pendidikan vokasi, penguatan diarahkan pada peningkatan keterampilan dan penguasaan keterampilan baru yang sesuai dengan standar industri, baik bagi pendidik maupun tenaga kependidikan.

Baca Juga:  Indonesia Raih 5 Medali di Olimpiade Fisika Internasional 2026

Langkah tersebut penting untuk memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Pendidikan vokasi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan relevan dengan perkembangan industri.

Karakter, Talenta, dan Prestasi Peserta Didik

Pengembangan peserta didik tidak hanya diarahkan pada kemampuan akademik. Kemendikdasmen juga melanjutkan program Pendidikan Karakter serta pengembangan bakat, talenta, dan prestasi peserta didik.

Sementara itu, Tes Kemampuan Akademik (TKA) tetap menjadi bagian dari agenda pendidikan pada 2027. Pelaksanaan TKA untuk jenjang SMA akan memasuki tahun kedua.

Selain mengukur kemampuan akademik, kebijakan evaluasi pendidikan juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan pemetaan mutu pendidikan secara lebih terukur.

Kemendikdasmen juga akan melanjutkan akreditasi satuan pendidikan serta peningkatan dan penjaminan mutu pendidikan. Kebijakan ini ditujukan untuk memastikan setiap sekolah mampu memberikan layanan pendidikan yang memenuhi standar kualitas.

Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua

Beragam program tersebut menunjukkan bahwa kebijakan anggaran pendidikan 2027 tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah. Anggaran juga diarahkan untuk memperkuat kualitas guru, membantu peserta didik, mengembangkan teknologi pembelajaran, memperluas akses pendidikan, serta membangun kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.

“Berbagai program tersebut merupakan bentuk komitmen Kemendikdasmen untuk menghadirkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Melalui dukungan anggaran yang telah disiapkan, kami akan terus memperluas akses, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat kesejahteraan guru, serta memastikan setiap peserta didik memperoleh kesempatan untuk berkembang sesuai potensi dan bakatnya,” pungkas Wamen Atip.[]

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB