Binanews.id | Bogor– Institut Agama Islam (IAI) Nasional Laa Roiba Bogor secara resmi membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 9 di Kantor Desa Ciasmara, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat sekaligus mempererat kolaborasi antara kampus, pemerintah desa, dan warga setempat.
Acara pembukaan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 9, Ibu Evi Novita, S.E., M.M., Bapak Ajun Rois, M.Pd. selaku perwakilan IAI Nasional Laa Roiba Bogor, Kepala Desa Ciasmara, Bapak Junaedi, S.Ap., jajaran staf dan perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh tamu undangan. Turut hadir pula mahasiswa KKN Kelompok 10 yang akan melaksanakan pengabdian di Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ciasmara, Bapak Junaedi, S.Ap., menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Ciasmara selalu terbuka bagi berbagai institusi pendidikan yang ingin melaksanakan kegiatan KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa menjadi bagian penting dalam mendorong lahirnya inovasi dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami selalu menerima setiap institusi yang ingin melaksanakan KKN di Desa Ciasmara dan tidak pernah menolaknya. Alhamdulillah, desa kami juga memiliki sarana dan prasarana yang cukup memadai sehingga dapat dimanfaatkan oleh adik-adik mahasiswa selama menjalankan kegiatan KKN,”* ujarnya.
Sementara itu, Bapak Ajun Rois, M.Pd., selaku perwakilan IAI Nasional Laa Roiba Bogor, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Ciasmara atas sambutan yang hangat dan penerimaan yang baik terhadap mahasiswa KKN.
Menurutnya, dukungan dari pemerintah desa merupakan modal utama bagi mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian yang berdampak dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Ketua KKN Kelompok 9, Jaenal Arifin, turut memaparkan garis besar program kerja yang akan dilaksanakan selama satu bulan pengabdian. Program tersebut berfokus pada tiga bidang utama, yaitu pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan UMKM. Di bidang pendidikan, mahasiswa akan melaksanakan kegiatan mengajar di TPQ dan PAUD, membangun pojok baca, serta mengadakan seminar anti-bullying.
Di bidang lingkungan, program meliputi gotong royong, penanaman pohon, kampanye peduli lingkungan, dan pengadaan tong sampah. Sementara pada bidang ekonomi, mahasiswa akan mendampingi pelaku UMKM melalui pelatihan digital marketing dan penguatan promosi produk lokal.
Jaenal berharap seluruh program yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik melalui dukungan masyarakat dan pemerintah desa.
“Kami hadir bukan hanya untuk menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga untuk belajar dari masyarakat, membangun kolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata sesuai kemampuan yang kami miliki. Besar harapan kami agar seluruh program dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi Desa Ciasmara,” ungkapnya.
Melalui pembukaan KKN ini, IAI Nasional Laa Roiba Bogor menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Sinergi yang terjalin antara perguruan tinggi dan pemerintah desa diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa Ciasmara.
Editor : Fathurroji









