Binanews.id | Bogor–Ikatan Alumni Institut Agama Islam Sahid (IKA INAIS) menyelenggarakan Silaturahmi Alumni INAIS pada Sabtu (26/09/2026). Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarlulusan.
Momen silaturahmi ini digunakan pihak INAIS memaparkan berbagai perkembangan dan program baru yang sedang disiapkan. Forum silaturahmi ini sekaligus menjadi ruang bagi kampus untuk menyampaikan arah pengembangannya kepada para alumni.
“Kami berharap alumni tidak hanya menjadi bagian dari sejarah INAIS, tetapi juga mitra strategis yang ikut menentukan masa depannya,” ungkap Rektor INAIS Prof. Dr. Farah Fahma, S.T.P., M.T.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rektor INAIS menyampaikan harapan agar semakin banyak alumni bersedia berkontribusi. “Bentuknya bisa beragam, mulai dari pemikiran, pengalaman, jejaring, hingga kerja sama sesuai bidang masing-masing,” ujarnya.
Alumni yang telah berkiprah di berbagai sektor diharapkan menjadi bagian dari jejaring pengembangan INAIS. Peran tersebut dinilai mampu memperkaya kampus dengan sudut pandang dari dunia profesional.
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni (IKA) Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor Heri Gunawan, S.E., M.M yang diwakili oleh Ketua Panitia, Yusuf Saepullah, S.E. mengatakan, pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan di antara sesama alumni. “Silaturahmi ini bukan sekadar bertemu, tetapi menjaga ikatan kekeluargaan di antara kita sebagai alumni,” ujarnya.
Menurut Yusuf, alumni memiliki posisi strategis dalam membangun dan mengembangkan almamater. “Alumni adalah bagian penting dari almamater. Kita punya tanggung jawab moral untuk ikut membangun INAIS,” tuturnya.
Pengalaman para alumni yang berkarya di beragam bidang dinilai dapat menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa maupun institusi. Pengalaman tersebut juga membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan.
“Kolaborasi yang kita bangun harus membawa manfaat bagi alumni, mahasiswa, dan kampus,” katanya. Karena itu, keterlibatan alumni dinilai penting bagi kemajuan kampus.
Salah satu gagasan yang mengemuka adalah penguatan peran alumni melalui pembentukan komisi penasihat eksternal (external advisory commission). “Melalui komisi ini, alumni dari beragam latar pekerjaan dapat memberikan perspektif eksternal yang konstruktif bagi kampus,” jelasnya.
Masukan tersebut mencakup pengembangan program akademik, kemahasiswaan, dan kerja sama. Masukan itu juga diharapkan dapat meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal kolaborasi antara IKA INAIS, alumni, mahasiswa, dan institusi. “Dengan hubungan yang semakin kuat, alumni dapat menjadi jembatan antara kampus dengan dunia kerja, dunia usaha, masyarakat, dan lembaga mitra,” ujar Yusuf.[]
Penulis : Siti Nur Rahmah
Editor : Fathurroji









