Kisah Inspiratif 6 Guru Indonesia Terima Penghargaan dari Thailand

Bisyral

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Sebanyak enam guru Indonesia berhasil menerima penghargaan guru berprestasi dari Thailand bertajuk Princess Maha Chakri Award.

Penghargaan tersebut diberikan kepada guru yang dinilai berhasil memberikan dampak besar bagi dunia pendidikan.

Melansir dari laman resminya, Princess MahaChakri Award adalah penghargaan yang diberikan setiap dua tahun sekali kepada guru-guru yang berhasil mengubah kehidupan siswa dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penerima penghargaan akan mendapatkan medali Princess MahaChakri Award, bros kehormatan emas, plakat penghargaan, uang sebesarUSD 10.000 atau sekitar Rp 168.700.000 (nilai tukar Rp 16.870), dan sertifikat kehormatan.

Tahun ini, Princess Maha Chakri Award Foundation juga berencana untuk mendirikan akademi guru.

Baca Juga:  Wujudkan Generasi Sehat Sejak Dini: KKM UIB Gelar Edukasi di MIS 03 Ciasmara dan Warga Ciasihan

Akademi ini nantinya akan memberikan pelatihan bagi para guru dan calon guru. Selain itu, para guru dengan keahlian yang sama juga dapat berkolaborasi.

“Di akademi guru, akan ada sekelompok guru yang tertarik pada isu yang sama, atau keahlian yang sama, sehingga mereka dapat bekerja dan berbagi, dan mereka juga dapat meningkatkan diri bersama,” jelas Dr. Benjalug.

“Kami sedang mempertimbangkan, dan kami juga bekerja sama dengan Singapura dalam akademi guru. Jadi di akademi guru, akan ada pengembangan guru, dengan berbagi pengalaman,” ungkapnya

Berikut profil 6 guru penerima Princess Maha chakri Award:

1. Herwin Hamid (Penerima Tahun 2015)

Herwin Hamid memulai kariernya sebagai guru sains di SMP 6 Kendari pada tahun 2006. Sejak saat itu, kariernya terus berkembang hingga sekarang menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah untuk Pengembangan Kurikulum.

Herwin dikenal karena berhasil mengembangkan pembelajaran interaktif, simulasi sains, dan implementasikoding serta AI. Iameupakan penerima Princess MahaChakri Award pertama di Indonesia.

Baca Juga:  Monitoring SPMB 2026 Sekolah Maung di SMAN 1 Bogor

2. Encon Rahman (Penerima Tahun 2017)

Encon merupakan guru matematika, sains, dan ilmu pengetahuan sosial di SD Mekarwangi Bogor. Ia telah menerbitkan enam buku paket sekolah dan dua buku ilmu sosial.

Berkat kontribusinya itu, Encon menjadi penerima penghargaan guru SD terbaik nasional. Penghargaan inilah yang mengantarkan Encon sebagai penerima Princess Maha Chakri Award pada tahun 2017.

3. Rudi Haryadi (Penerima Tahun 2019)

Rudi awalnya bekerja sebagai internet service provider sebelum diajak guru lain untuk mendampingi kelas komputer. Kecintaannya pada dunia belajar-mengajar mulai tumbuh dari momen ini.

Pria asal Bogor itu semakin dikenal berkat pendekatan pembelajarannya yang berfokus pada minat dan pemahaman siswa. Ia sengaja merancang materi sekolah dengan menyesuaikan hobi siswa.

Dedikasi Rudi membawanya ke penghargaan guru terbaik nasional serta penerima Princess Maha Chakri Award ke-3 dari Indonesia.

4. Khoiriah Abdul Mukti (Penerima Tahun 2021)

Khoiriah telah mendedikasikan lebih dari 28 tahun hidupnya sebagai guru. Guru asal Bandar Lampung itu senantiasa mendorong siswanya untuk berpartisipasi dalam olimpiade maupun riset sains.

Baca Juga:  Haul ke-1 KH. Helmy Abdul Mubin, Momentum Meneladani Perjuangan Pendiri Pesantren Ummul Quro Al-Islami Bogor

Sebagai bukti dari semangatnya, Khoiriah menamatkan gelar doktor di bidang edukasi sains pada 2024. Khoiriah adalah penerima Princess Maha Chakri Award 2021 dari Indonesia.

5. Harisdayani (Penerima Tahun 2023)

Harisdayani harus menghadapi tantangan berupa pembelajaran jarak jauh akibat pandemi COVID-19. Untuk menghadapi pandemi global ini, Harisdayani mengintegrasikan teknologi dalam pembelajarannya.

Guru asal Binjai itu juga aktif memberikan pelatihan kepada guru-guru lain. Dedikasi Harisdayani tidak luput dari perhatian negara maupun dunia internasional.

Harisdayani didapuk sebagai Ambassador Technology-Based Learning dan penerima Princess Maha Chakri Award 2023.

6. Ade Putri Sarwendah (Penerima Tahun 2025)

Pada Oktober 2025 lalu, Ade Putri Sarwendah mempresentasikan metode pengajarannya langsung di depan Putri Maha Chakri di Thailand. Ade diundang sebagai penerima Princess Maha Chakri Award 2025.

Lebih dari 15 tahun lamanya Ade telah mengabdi sebagai guru anak berkebutuhan khusus. Ia telah mengembangkan beragam aplikasi pembelajaran dan senantiasa berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Itulah enam guru berprestasi penerima Princess Maha Chakri Award.

Harapannya dengan prestasi tersebut dapat mengharumkan nama Indonesia di mata negara asia lainnya.

Berita Terkait

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya
Dr. Faisal Rachmat Kembangkan Media Maze Tingkatkan Motorik Anak Berkebutuhan Khusus
36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB