Wujudkan Generasi Sehat Sejak Dini: KKM UIB Gelar Edukasi di MIS 03 Ciasmara dan Warga Ciasihan

Tim Redaksi

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor–Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya strategis dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, dengan mengundang dr. Dhea Nisa Fadhillah sebagai pemateri serta berkolaborasi dengan Mahasiswa dan dosen dari Akademi Kebidanan UIB.

Kegiatan PHBS ini yang menyasar dua kelompok, yaitu siswa-siswi MIS 03 Ciasmara dari kelas 1 hingga kelas 6 SD, serta masyarakat umum di Desa Ciasihan RW 07.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan dari Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 13 Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor, yang ditempatkan di Desa Ciasihan RW 07.

Melalui program ini, mahasiswa KKM 13 berupaya berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setempat, khususnya dalam bidang promosi kesehatan dan penanaman pola hidup bersih dan sehat sejak usia dini.

Kegiatan ini terdiri dari tiga program utama, yaitu edukasi cara menyikat gigi yang baik dan benar, edukasi 6 langkah cuci tangan pakai sabun, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Baca Juga:  Penilaian Pramuka Garuda 2026 Bogor Tengah Resmi Dibuka

kkm uib kenalkan hidup sehat di MIS 03 Ciasmara

Edukasi Cara Menyikat Gigi yang Baik dan Benar

Kegiatan diawali dengan edukasi kesehatan gigi dan mulut yang diberikan kepada seluruh siswa MIS 03 Ciasmara. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan gigi sejak usia dini, mengingat masalah gigi berlubang dan karies masih menjadi salah satu keluhan kesehatan yang umum dialami anak-anak.

Dalam sesi ini, para siswa diberikan penjelasan mengenai:

  1. Pentingnya menyikat gigi minimal dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur malam.
  2. Pemilihan sikat gigi dan pasta gigi berfluoride yang sesuai untuk anak-anak.
  3. Teknik menyikat gigi yang benar, meliputi gerakan memutar pada permukaan luar gigi, gerakan naik-turun pada permukaan dalam gigi, serta membersihkan permukaan kunyah dan lidah.
  4. Dampak buruk dari kebiasaan menyikat gigi yang salah maupun mengonsumsi makanan manis secara berlebihan.

Materi disampaikan secara interaktif dengan bantuan alat peraga model gigi, sehingga anak-anak dapat mempraktikkan langsung teknik menyikat gigi yang telah diajarkan.

Edukasi 6 Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun

Program kedua adalah edukasi mengenai 6 langkah cuci tangan pakai sabun sesuai standar yang dianjurkan. Cuci tangan merupakan salah satu tindakan sederhana namun sangat efektif untuk mencegah penularan penyakit, terutama yang berkaitan dengan sistem pencernaan dan pernapasan.

Baca Juga:  KKM UIB Desa Gunung Malang Resmi Ditutup, Tinggalkan Harapan untuk Terus Mengabdi

Keenam langkah cuci tangan yang diajarkan kepada siswa meliputi:

  1. Membasahi kedua telapak tangan dengan air mengalir, lalu menuangkan sabun secukupnya dan meratakannya ke seluruh permukaan tangan.
  2. Menggosok punggung tangan dan sela-sela jari tangan kanan menggunakan tangan kiri, begitu pula sebaliknya.
  3. Menggosok kedua telapak dan sela-sela jari tangan.
  4. Menggosok bagian belakang jari secara bergantian dengan posisi saling mengunci.
  5. Menggosok dan memutar kedua ibu jari secara bergantian.
  6. Menggosokkan ujung jari ke telapak tangan secara bergantian, kemudian membilas kedua tangan dengan air bersih dan mengeringkannya.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode praktik langsung, di mana siswa dibimbing untuk mempraktikkan setiap langkah secara bersama-sama, sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat.

Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Desa Ciasihan RW 07

Selain kegiatan edukasi di lingkungan sekolah, rangkaian PHBS juga menyasar masyarakat umum melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan di Desa Ciasihan RW 07. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar sekaligus mendeteksi secara dini berbagai keluhan atau gangguan kesehatan yang mungkin dialami warga.

Baca Juga:  Ini Edukasi Cara Aman Hadapi Ular Langsung dari Pakarnya di IPB

Pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, pengukuran berat dan tinggi badan, serta konsultasi kesehatan langsung dengan tenaga kesehatan yang bertugas. Warga yang hadir mendapatkan informasi mengenai kondisi kesehatannya masing-masing serta anjuran pola hidup sehat yang perlu diterapkan.

Antusiasme warga terlihat cukup tinggi, mengingat kegiatan ini memberikan kemudahan akses pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan yang jaraknya lebih jauh.

Penutup

Rangkaian kegiatan PHBS yang meliputi edukasi cara menyikat gigi yang baik dan benar, edukasi 6 langkah cuci tangan pakai sabun bagi siswa MIS 03 Ciasmara, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Ciasihan RW 07 diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat, baik anak-anak maupun orang dewasa, dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Melalui kegiatan yang berkesinambungan seperti ini, diharapkan dapat terbentuk generasi yang lebih sehat serta masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungannya.

Sebagai salah satu program unggulan Kelompok KKM 13 Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung program kesehatan masyarakat di Desa Ciasihan RW 07, sekaligus mempererat sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.[]

 

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier
Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB