Binanews.id | Bogor- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengajak kepada masyarakat untuk terus melestarikan budaya Nusantara.
Hal tersebut dilakukan melalui Festival Budaya Nusantara dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong.
Adapun, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat semangat kebhinekaan sekaligus pelestarian budaya nusantara di Kabupaten Bogor yang saat ini memang menjadi salah satu tempat berkumpulnya berbagai macam pelestarian budaya Nusantara.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan bahwa, Festival Budaya Nusantara merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor dengan Sekolah Vokasi IPB University.
Ia menjelaskan, Festival Budaya Nusantara telah rutin diselenggarakan selama 17 tahun oleh Sekolah Vokasi IPB sebagai bagian dari pendidikan dan pengenalan budaya nusantara kepada generasi muda saat ini.
Tahun ini, untuk pertama kalinya kegiatan tersebut digelar di Kabupaten Bogor.
“Ini menjadi bagian penting sebagaimana disampaikan Pak Bupati, bahwa Kabupaten Bogor harus dibangun dengan semangat kebhinekaan.
Karena itu, rangkaian Hari Jadi Bogor diawali dengan berbagai ragam budaya nusantara,” kata Ajat.
Festival tersebut menampilkan keberagaman budaya dari 22 provinsi di Indonesia, mulai dari pertunjukan seni, pakaian adat, hingga kuliner khas daerah.
Berbagai budaya dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Papua turut ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
Ia juga mengapresiasi para mahasiswa semester dua Sekolah Vokasi IPB yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan budaya berskala besar melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan komunitas di Kabupaten Bogor.
“Ini luar biasa, karena tidak hanya menampilkan seni dan budaya, tetapi juga memperkenalkan makanan khas serta warisan budaya yang harus terus dilestarikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ajat menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya serta situs sejarah di Kabupaten Bogor.
“Pak Bupati sangat concern terhadap kebudayaan. Bukan hanya situs budaya saja, tetapi juga penguatan lembaga dan sumber daya manusianya agar kebudayaan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkap Ajat.









