100 Tahun Gontor, Ustaz Das’ad Latif: Siapkan Bekal Akhirat Sejak Sekarang!

Tim Redaksi

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Ponorogo–Tabligh Akbar peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menjadi momentum refleksi spiritual bagi ribuan jamaah yang hadir di Lapangan Hijau PMDG, Senin (8/6/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, penceramah kondang Ustaz Das’ad Latif menyampaikan tausiah yang menggugah kesadaran tentang pentingnya mempersiapkan kehidupan setelah kematian.

Dengan gaya khas yang lugas dan menyentuh, beliau mengajak jamaah untuk tidak hanya memikirkan kehidupan dunia, tetapi juga kehidupan yang akan dijalani di alam kubur dan akhirat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia memberikan ilustrasi sederhana tentang seseorang yang merantau ke negeri lain. Jika tidak merasa nyaman, ia masih memiliki kesempatan untuk kembali ke kampung halamannya.

Baca Juga:  Kepala BGN Sudaryono Resmi Dilantik Janji Benahi Tata Kelola MBG

Namun ketika seseorang telah memasuki alam kubur, tidak ada lagi pilihan untuk kembali atau berpindah tempat.

Karena itu, masa hidup di dunia harus digunakan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan bekal bagi kehidupan yang kekal.

Bekal tersebut, menurut beliau, dapat berupa amalan yang pahalanya terus mengalir setelah kematian. Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: “Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah)

Pentingnya Membina Generasi Saleh dan Salehah

Berangkat dari hadis tersebut, Ustaz Das’ad Latif menekankan pentingnya membina generasi yang saleh dan salehah.

Baca Juga:  Harga Daging Sapi Tembus Sampai Rp143 Ribu per Kg

Menurutnya, banyak orang tua yang lebih bangga ketika anaknya berhasil meraih jabatan atau kekayaan, padahal anak yang saleh jauh lebih berharga bagi kehidupan akhirat orang tuanya.

Ketika seseorang telah wafat, bukan sahabat, pasangan, ataupun relasi yang terus-menerus mendoakannya, melainkan anak-anaknya yang saleh.

Selain membangun generasi yang baik, beliau juga mengajak jemaah untuk gemar bersedekah. Harta dan kekayaan dunia pada akhirnya tidak akan dimiliki selamanya.

Oleh sebab itu, sebagian rezeki yang dimiliki hendaknya digunakan untuk kepentingan umat, termasuk membantu para santri yang sedang menuntut ilmu.

Bahkan jika tidak memiliki banyak harta, seseorang tetap dapat bersedekah melalui tenaga, ilmu, keterampilan, maupun kemampuan yang dimilikinya demi kemajuan pondok dan dakwah Islam.

Baca Juga:  Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polisi atas Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Perbanyak Shalawat dan Berbaik Sangka kepada Allah

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan pentingnya memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Shalawat merupakan salah satu amalan yang mendatangkan keberkahan, ketenangan, dan kemudahan dalam berbagai urusan. Semakin dekat seseorang dengan Rasulullah SAW melalui shalawat, semakin besar pula harapannya untuk memperoleh rahmat dan pertolongan Allah SWT.

Menutup tausiahnya, Ustaz Das’ad Latif mengajak jamaah untuk tidak ragu dalam berbuat kebaikan dan bersedekah.

Beliau mengingatkan hadis qudsi yang berbunyi,

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي

Artinya: “Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku”

Karena itu, setiap muslim hendaknya berbaik sangka kepada Allah dan yakin bahwa setiap pengorbanan di jalan kebaikan akan diganti dengan karunia yang lebih baik.

Di penghujung acara, beliau memanjatkan doa agar memasuki abad kedua perjalanannya, Gontor semakin maju, semakin bermanfaat bagi umat, serta tetap menjadi mercusuar pendidikan Islam untuk generasi-generasi mendatang.

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB