Santri Ambassador UQI Goes to School, Kenalkan Bahasa Asing ke Siswa

Ahmad Thursina Roja

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 17:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Biananews.id |Bogor–Kegiatan pengenalan bahasa menjadi fokus utama dalam program Santri Ambassador UQI Goes to School yang dilaksanakan di berbagai sekolah luar.

Bahasa dipandang sebagai alat komunikasi penting yang tidak hanya digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga sebagai jembatan untuk memahami ilmu pengetahuan dan jendela baru budaya global. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar bahasa serta membuka wawasan siswa tentang pentingnya penguasaan bahasa di era global. Terutama di era modern saat ini.

Latar belakang diadakannya program ini adalah karena terdapat eksistensi kesenjangan antara kemahiran bahasa asing di sekolah umum – terkhusus bagi sekolah dasar – dengan kebutuhan masa depan siswa untuk berkiprah di kanca global. “Kami di Pesantren sangat memahami bahwa bahasa adalah kunci utama untuk mengakses dunia, termasuk beasiswa di luar negeri. Kami ingin berbagi metode belajar yang efektif dan inspiratif, serta memperkenalkan bahwa Pesantren Modern saat ini adalah institusi pendidikan yang berfokus utama pada penguasaan literasi bahasa dan keilmuan.” Jelas Abyan Alif, selaku Duta Santri.

Baca Juga:  KKN UIN Jakarta Sosialisasi dan Praktik Digitalisasi UMKM

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, para panitia memberikan pengayaan materi Bahasa Arab dan Inggris – sebagai ciri khas Pesantren Modern – secara praktis dan aplikatif; kegiatan yang dibawakan adalah: language fun learning, motivation, character & adab sharing, dan interactive speaking. Serta menanamkan motivasi tinggi kepada para siswa untuk memiliki cita-cita menempuh pendidikan ke jenjang internasional. Demikian juga para panitia ingin memperkenalkan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami sebagai Lembaga Pendidikan – yang dikenal sebagai pesantren yang melahirkan generasi yang fasih berbahasa asing – yang mengedepankan kualitas akademik dan kompetensi bahasa. Dan menciptakan lulusan yang berwawasan luas, memiliki landasan agama yang kuat dan bahasa sebagai bekal utamanya.

Baca Juga:  Sah! IUQI Naik Level Menjadi Universitas Islam Bogor

Para peserta di Sekolah SDIT Cileungsi – salah satu Sekolah yang mendapat kunjungan – terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik berbicara, permainan edukatif, dan memberikan materi yang kompleks agar dapat dipahami dengan mudah. Sebagaimana yang disampaikan oleh salah seorang Guru disana: “Responnya sangat positif. Mereka sangat antusias saat mengikuti berbagai kegiatan, banyak yang terkejut melihat Santri yang bisa fasih berbahasa asing.” Banyak yang bertanya tentang Pesantren, mereka memiliki rasa keingintahuan lebih dan memandang Pesantren sebagai tempat belajar yang kompetitif.

Baca Juga:  Potongan Ojol Turun Jadi 8% , Driver Bogor: Orderan Malah Menurun

Panitia Santri Ambassador UQI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendekatkan dunia pesantren dengan lingkungan sekolah. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kontribusi para santri dalam memberikan edukasi yang bermanfaat. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Melalui program ini, Santri Ambassador UQI tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga menginspirasi siswa untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan bahasa. Juga mengenalkan Pesantren sebagai institusi Pendidikan yang berkualitas, terutama memandang Pesantren sebagai sebuah mahakarya Pendidikan. Dengan demikian, generasi muda Bangsa diharapkan dapat mengembangkan potensi keilmuan mereka dan Pesantren Modern sebagai gerbang sebagai jendela dunia menuju tahta Global.

Berita Terkait

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier
Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB