Pemotor Terobos Trotoar, Siswa SMP Kompak Teriaki “Kampung”

Bisyral

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 18:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Aksi sejumlah pengendara motor yang nekat trobos di trotoar menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, para pemotor terlihat menggunakan jalur pejalan kaki untuk melintas di tengah kondisi jalan yang padat.

Video yang diunggah akun MGRRMP itu memperlihatkan sekelompok siswa SMP secara spontan menegur para pengendara yang memakai trotoar sebagai jalur motor.

Baca Juga:  Hujan Guyur Sukabumi setelah Kemarau Panjang

Bahkan, beberapa siswa terdengar meneriaki para pemotor dengan sebutan “kampung!” agar segera keluar dari area trotoar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banyaknya pengguna media sosial yang mendukung aksi para siswa karena dinilai berani mengingatkan pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas dan menghormati hak nya para pejalan kaki.

Baca Juga:  Waspadai Usai Karhutla, Riset: Fenomena Lonjakan Kadar Arsenikdi Sungai

Adapun trotoar sendiri merupakan fasilitas yang disediakan khusus bagi pejalan kaki, sehingga penggunaan jalur tersebut oleh kendaraan bermotor dianggap mengganggu dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Unggahan video itu pun dibanjiri berbagai komentar dari netizen yang merasa aksi para siswa mewakili keresahan masyarakat terhadap pengendara yang melanggar aturan.

Baca Juga:  Kereta Api Argo Bromo Anggrek Tabrakan dengan KRL di Bekasi Timur

“Tegur aja dek. suruh naek anjing aja” kata netizen.

“Terima kasih adik2 ku sudah terwakili” timpal netizen lainnya.

Warganet berharap semoga kesadaran pengendara terhadap aturan lalu lintas semakin meningkat, terutama terkait penggunaan fasilitas umum seperti trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.***

Berita Terkait

Enam Tahun Terbaring, Bocah Sirnarasa Butuh Pendampingan
Pemkot Bogor Intensifkan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga
Hujan Guyur Sukabumi setelah Kemarau Panjang
Kebakaran Galuga Bukan dari Sampah Aktif, Ini Penjelasannya
Maulid Nabi dan Haul Akbar ke-96, Kramat Empang Bogor Dipadati Ribuan Jamaah
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Bogor Bagikan Masker dan Edukasi Warga
Di Balik Senyum Ibu Mimin, Tersimpan Perjuangan yang Panjang
Sopir Angkot Gelar Unjuk Rasa di Balaikota Bogor, Berikut Tuntutannya

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:19 WIB

Enam Tahun Terbaring, Bocah Sirnarasa Butuh Pendampingan

Jumat, 11 September 2026 - 13:38 WIB

Pemkot Bogor Intensifkan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga

Jumat, 11 September 2026 - 10:08 WIB

Hujan Guyur Sukabumi setelah Kemarau Panjang

Rabu, 9 September 2026 - 14:20 WIB

Kebakaran Galuga Bukan dari Sampah Aktif, Ini Penjelasannya

Rabu, 9 September 2026 - 14:19 WIB

Maulid Nabi dan Haul Akbar ke-96, Kramat Empang Bogor Dipadati Ribuan Jamaah

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB