May Day 2026, Arfan Tekankan Hak Buruh Terus Diperjuangkan

Prabu

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Jakarta – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 dimaknai sebagai momentum refleksi atas kondisi pekerja di Indonesia. Mantan Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) periode 2006–2011, Muhammad Arfan, menyampaikan apresiasi sekaligus dorongan agar kesejahteraan buruh terus diperjuangkan.

Menurutnya, peran pekerja tidak hanya sebagai bagian dari sistem produksi, tetapi juga sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026. Ini adalah bentuk penghormatan atas dedikasi para pekerja yang menjadi fondasi kekuatan bangsa,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa peringatan May Day seharusnya tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi titik evaluasi terhadap kebijakan ketenagakerjaan yang masih perlu diperkuat.

Dalam pandangannya, negara bersama pemangku kepentingan harus memastikan adanya perlindungan hukum yang jelas, jaminan kesejahteraan, serta ruang kerja yang layak bagi seluruh pekerja.

Arfan yang juga aktif di Partai Rakyat Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu ketenagakerjaan agar tetap berpihak pada kepentingan buruh.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja guna menciptakan hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan.

Bersama Eggi Sudjana, Arfan turut mendorong penguatan keadilan sosial serta perlindungan hak normatif pekerja di tengah tantangan ekonomi global yang dinamis.

“Perlu ada keseriusan dalam memastikan hak-hak pekerja tidak diabaikan, terutama di tengah perubahan ekonomi yang cepat,” katanya.

Selain itu, ia mengajak seluruh pekerja untuk tetap solid dan terus memperjuangkan hak-haknya secara konstruktif.

Arfan menegaskan bahwa komitmen terhadap pekerja harus diwujudkan dalam kebijakan nyata, bukan sekadar pernyataan.

Sebagai informasi, Arfan dan Eggi Sudjana juga telah beberapa kali menghadiri forum internasional seperti International Labour Conference di Jenewa, Swiss, dalam rangka membahas isu ketenagakerjaan global.

Ia berharap peringatan May Day tahun ini dapat menjadi titik awal penguatan sistem ketenagakerjaan nasional yang lebih adil dan berkelanjutan.[]

Baca Juga:  450 Prajurit Yonif 315/ Garuda Diberangkatkan ke Perbatasan RI-Papua Nugini

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB