Binanews.id | Bogor–Mencermati perkembangan dinamika sosial dinamika serta aspirasi publik yang belakangan mengemuka terkait penegakan hukum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, seluruh elemen masyarakat diajak untuk tetap tenang, bijak, dan menghormati proses yang tengah berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor memandang perlu untuk menyampaikan pandangan moral dan kebangsaan demi kemaslahatan bersama.
Muhammadiyah memandang ikhtiar mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, amanah, dan berintegritas (good governance) merupakan tanggung jawab moral seluruh elemen bangsa. Kendati demikian, seluruh ikhtiar tersebut harus senantiasa berpijak pada koridor konstitusi, kaidah hukum, dan nilai-nilai uswah hasanah.
Sehubungan dengan hal tersebut, PDM Kabupaten Bogor menyampaikan poin-poin sikap sebagai berikut:
- Menyerahkan Proses pada Koridor Hukum yang Sah: Mempercayakan sepenuhnya setiap proses klarifikasi maupun penegakan hukum kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. KPK adalah lembaga negara yang memiliki mekanisme, standar pembuktian, dan integritas tersendiri dalam menangani setiap perkara secara profesional, objektif, dan transparan.
- Menjunjung Tinggi Asas Praduga Tak Bersalah: Mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan asas presumption of innocence (praduga tak bersalah). Di tengah derasnya arus opini dan spekulasi, sikap tabayyun (konfirmasi faktual) dan kehati-hatian harus diutamakan agar tidak lahir penghakiman sosial sebelum adanya kekuatan hukum tetap.
- Menjaga Kondusivitas dan Keberlanjutan Pelayanan Publik: Kepentingan warga Kabupaten Bogor adalah yang utama. Roda pemerintahan, pembangunan fasilitas umum, pelayanan kesehatan, serta pendidikan tidak boleh terganggu oleh kegaduhan politik atau opini publik yang tidak konstruktif. Kondusivitas daerah merupakan kunci bagi kelancaran pembangunan.
- Mengajak Umat Tetap Tenang dan Bijak: Menyerukan kepada segenap warga persyarikatan dan umat Islam pada umumnya agar senantiasa merawat ukhuwah, menyikapi isu dengan kepala dingin, serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang dapat memicu perpecahan di Bumi Tegar Beriman.
Mari kita berikan kesempatan agar para pemimpin, penegak hukum, dan masyarakat Kabupaten Bogor senantiasa dianugerahi kejernihan berpikir, serta integritas demi terwujudnya Kabupaten Bogor yang adil, makmur, dan berkemajuan. []









