Manfaat Ikan Sapu-sapu, Guru Besar IPB: Sebaiknya untuk Pupuk Cair Tanaman Hias

Bisyral

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 19:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id |Bogor–Pengendalian ikan sapu-sapu (Hypostomus plecostomus) di perairan DKI Jakarta dipandang sebagai langkah penting dalam proteksi keseimbangan ekosistem.

Namun, di balik upaya tersebut, tersimpan potensi pemanfaatan ikan sapu-sapu yang belum dimaksimalkan.

Guru Besar Teknologi Hasil Perikanan IPB University, Prof. Mala Nurilmala, menegaskan bahwa hasil penangkapan ikan sapu-sapu seharusnya tidak berakhir sebagai limbah.
‎
‎”Sebaiknya ikan sapu-sapu dimanfaatkan untuk pupuk cair tanaman hias,” sebutnya.

Baca Juga:  Apakah Benar Ganjil Genap Masih Berlaku di Jalan Tol Jakarta?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Pendekatan ini dinilai tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah dari pengendalian spesies invasif.

Baca Juga:  Berikut Ini Daftar Lengkap 18 Pejabat yang Dilantik Prabowo

‎Menurut Prof. Mala, ikan sapu-sapu dari perairan Jakarta tidak layak dimanfaatkan untuk konsumsi atau pakan karena tingginya risiko kontaminasi logam berat.

‎Jika tetap digunakan, zat berbahaya tersebut dapat terakumulasi dalam rantai makanan dan membahayakan manusia maupun hewan ternak.
‎
‎Meski demikian, kondisi ini tidak berlaku bagi ikan sapu-sapu yang hidup di perairan bersih.

Baca Juga:  Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polisi atas Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

‎Dalam lingkungan yang bebas pencemaran, ikan tersebut pada dasarnya masih bisa dimanfaatkan sebagaimana ikan lainnya.

‎Lebih lanjut, Prof. Mala menjelaskan, kemampuan adaptasi ikan sapu-sapu yang tinggi membuat populasinya sulit dikendalikan.

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB