KOWANI Gaungkan Kebaya, Ribuan Perempuan Turun ke Jalan

Prabu

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 14:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Jakarta – Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) mencanangkan Gerakan Nasional Wanita Berkebaya yang dirangkaikan dengan kegiatan Fun Walk sejauh 1,2 kilometer dalam rangka peringatan Hari Kartini, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mengangkat kembali kebaya sebagai identitas budaya perempuan Indonesia di tengah arus modernisasi.

Ribuan peserta dari berbagai organisasi perempuan tampak memadati rute jalan santai yang dimulai dari Kantor Pusat KOWANI di Jalan Imam Bonjol dan berakhir di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh berhenti pada seremoni semata, melainkan harus menjadi momentum kebangkitan identitas budaya perempuan Indonesia.

Baca Juga:  SDN Kebon Pedes 3 Tanah Sereal Bogor Hidupkan Semangat Kartini

“Momentum ini tidak hanya untuk mengenang jasa Kartini, tetapi juga menjadi tonggak kebangkitan identitas perempuan Indonesia melalui kebaya sebagai warisan budaya bangsa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebaya bukan sekadar busana, melainkan simbol nilai kesabaran, keanggunan, dan keteguhan yang merepresentasikan karakter perempuan nusantara lintas generasi.

Melalui gerakan nasional ini, KOWANI mengajak seluruh perempuan Indonesia, mulai dari tingkat akar rumput hingga pengambil kebijakan, untuk menumbuhkan kebanggaan mengenakan kebaya sebagai bagian dari identitas dan diplomasi budaya.

Baca Juga:  Ratusa Karya Guru Vokasi Seni dan Budaya Dipamerkan di Yogyakarta

Menurutnya, pemilihan rute sepanjang 1,2 kilometer yang melintasi kawasan strategis ibu kota memiliki makna simbolis, yakni menunjukkan bahwa kebaya tetap relevan dalam kehidupan modern.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk mendekatkan kebaya kepada generasi muda agar tidak lagi dipandang sebagai busana formal semata.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kebaya tetap nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas, termasuk kegiatan luar ruang seperti jalan santai,” katanya.

Baca Juga:  Inilah Tiga Program Juang Front Persaudaraan Islam, Apa Saja!

Lebih lanjut, KOWANI juga mendorong penguatan posisi kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda melalui pengusulan ke UNESCO.

Dengan melibatkan partisipasi publik secara luas, KOWANI berharap kesadaran kolektif untuk melestarikan budaya dapat terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.

Gerakan ini sekaligus menegaskan komitmen KOWANI untuk terus memperjuangkan peran perempuan, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun pelestarian nilai budaya bangsa.

Semangat Kartini pun diharapkan terus hidup dalam langkah perempuan Indonesia yang tidak hanya bergerak maju, tetapi juga tetap berakar pada budayanya sendiri.

Berita Terkait

Dospulkam IPB Latih Warga Pentingsari Sulap Kulit Buah Jadi Camilan Bernilai Ekonomi
Dospulkam IPB University Hadirkan 27 Solusi Waste-to-Food di Yogyakarta
ForKot Pendobrak Jiwa Perjuangan Mahasiswa Era Orde Baru menuju Reformasi 1998
IPB University Latih Warga Desa Wisata Pentingsari Buat Kawat Komposter
LKBB Transformasi di Karang Taruna Cigudeg, Satukan Pelajar SMP-SMA se-Bogor Raya Open
Perkuat Konservasi Harimau Sumatra, TSI Jalin Kerja Sama Dengan Pusat Gadai Indonesia
Bupati Bogor Silaturahmi dengan Tokoh Muhammadiyah di Leuwiliang
SDO GPI 2026 Hasilkan 15 Rekomendasi Strategis, Formula Ijtihad Politik Menuju 2029

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dospulkam IPB Latih Warga Pentingsari Sulap Kulit Buah Jadi Camilan Bernilai Ekonomi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Dospulkam IPB University Hadirkan 27 Solusi Waste-to-Food di Yogyakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:17 WIB

ForKot Pendobrak Jiwa Perjuangan Mahasiswa Era Orde Baru menuju Reformasi 1998

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:16 WIB

IPB University Latih Warga Desa Wisata Pentingsari Buat Kawat Komposter

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LKBB Transformasi di Karang Taruna Cigudeg, Satukan Pelajar SMP-SMA se-Bogor Raya Open

Berita Terbaru

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB