Binanews.id | Bogor– Dengan banyak rekam jejak di sejumlah lembaga Drs. Kinarto, M.A., yang biasa disapa “Kinarto” merupakan sosok yang dipamdang layak maju dalam kontestasi calon ketua umum DMI Kota Bogor Periode 2026 – 2031.
Lebih jauh lagi sosok Kinarto sudah familiar dikalangan rekan-rekan pengurus Organisasi di kota Bogor hal tersebut bisa dilacak melalui perjalanan pengabdian, pengalaman organisasi, dan kontribusi konkretnya bagi masyarakat Kota Bogor.
Keberagaman peran tersebut menunjukkan luasnya ruang aktivitas yang dijalaninya. Namun, ukuran pengabdian seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya jabatan yang diemban, melainkan juga oleh konsistensi menjalankan amanah, kualitas pelayanan, serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Kinarto, lebih banyak dikenal melalui keterlibatannya dalam berbagai organisasi keagamaan, kemasyarakatan, serta kegiatan profesional di Kota Bogor.
Salah satu amanah yang diembannya adalah sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Maghfiroh. Kiprahnya di bidang keumatan juga terlihat melalui posisinya sebagai Ketua Dewan Pakar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bogor Timur.
Dalam peran tersebut, Kinarto berada di lingkungan pengelolaan kegiatan masjid yang tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga berpotensi menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, membangun kepedulian sosial, dan menjaga kebersamaan antarjamaah
Rekam jejaknya mencerminkan keterlibatan lintas bidang, mulai dari pengelolaan masjid, penguatan organisasi umat, dakwah, hingga aktivitas di sektor dunia usaha. Peran ini menempatkannya dalam lingkungan organisasi yang memiliki perhatian terhadap pengembangan fungsi masjid, penguatan kelembagaan, serta peningkatan peran masjid dalam kehidupan masyarakat.
Di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), Kinarto tercatat sebagai Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor. Posisi mustasyar merupakan bagian dari struktur organisasi yang berfungsi memberikan nasihat dan pertimbangan sesuai kebutuhan organisasi. Keterlibatannya di lingkungan NU menjadi bagian dari rekam jejaknya dalam organisasi keagamaan yang memiliki tradisi panjang dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Indonesia.
Dalam konteks DMI Kota Bogor yang memiliki keragaman latar belakang sosial dan keagamaan, keberadaan tokoh yang aktif seperti Kinarto di berbagai lingkungan organisasi dapat menjadi modal untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan antarkelompok, dan mendorong kolaborasi dalam kegiatan kemasyarakatan.
Aktif Pengabdian di Berbagai Bidang Sosial
Selain menjalankan aktivitas di lingkungan masjid dan organisasi keagamaan, Kinarto juga tercatat sebagai Dai Kamtibmas Polresta Bogor. Peran dai dalam konteks pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat memiliki ruang kontribusi melalui pendekatan keagamaan, komunikasi persuasif, serta penyampaian pesan-pesan yang mendorong terciptanya kehidupan sosial yang tertib dan harmonis.
Keterlibatannya dalam berbagai organisasi tersebut juga dilengkapi dengan posisi sebagai Wakil Ketua Jatma Kota Bogor dan Wakil Ketua Basolia. Dua amanah ini menjadi bagian lain dari perjalanan organisasinya di Kota Bogor. Untuk memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kontribusi pada masing-masing lembaga, diperlukan informasi tambahan tentang program, kegiatan, serta tanggung jawab yang dijalankannya.
Di luar aktivitas keagamaan dan kemasyarakatan, Kinarto juga memiliki kiprah dalam dunia usaha. Ia tercatat menjabat sebagai Direktur Utama PT Aldira Ramei Sejahtera. Posisi tersebut menunjukkan keterlibatannya dalam pengelolaan perusahaan dan menjadi dimensi lain dari perjalanan profesionalnya di luar aktivitas organisasi.
Sementara itu, dalam ranah sosial-politik kemasyarakatan, Kinarto tercatat sebagai Ketua Umum Badra (Barisan Dedie Rachim). Jabatan ini memperluas gambaran mengenai aktivitasnya dalam organisasi yang berkaitan dengan dinamika masyarakat dan kepemimpinan di Kota Bogor. Peran serta kegiatan konkret organisasi tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut agar kontribusinya dapat disajikan secara objektif dan berdasarkan data.
Jika ditinjau dari keseluruhan rekam jejak, perjalanan Drs. Kinarto, M.A., memperlihatkan keterlibatan dalam sejumlah ranah yang saling bersinggungan, yakni kehidupan keagamaan, penguatan organisasi, kegiatan sosial, komunikasi masyarakat, dan dunia usaha, Sosok Kinarto sangat layak ikut bertarung dalam pemilihan Ketua Umum DMI Kota Bogor periode 2026-2031. (Ted)








