Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Upaya Wujudkan Generasi Sehat Kota Bogor

Bisyral

- Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama PT Radio Elshinta berkolaborasi dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program promotif dan preventif di bidang kesehatan.

Salah satunya melalui kegiatan Aksi Bergizi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah yang dilaksanakan secara serentak di Kota Bogor, Kamis (27/8/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi mengatakan, pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas pemerintah yang sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, sains dan teknologi, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semangat tersebut sejalan dengan visi Bogor Beres, Bogor Maju untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, sejahtera, serta Kota Bogor yang lancar,” ujar Denny Mulyadi di MAN 1 Kota Bogor.

Menurutnya, kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun generasi berkualitas. Melalui Aksi Bergizi, peserta didik didorong untuk menerapkan pola hidup sehat sejak dini melalui kegiatan senam bersama, sarapan bergizi seimbang, konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri, serta edukasi kesehatan.

Baca Juga:  Pengumuman! CFD Di Jakarta 31 Mei 2026 saat Libur Waisak Ditiadakan

“Pemerintah Kota Bogor telah menjalankan program pemberian Tablet Tambah Darah bagi remaja putri usia 12 sampai 18 tahun di jenjang SMP dan SMA atau sederajat. Setiap remaja putri dianjurkan mengonsumsi satu tablet per minggu untuk mencegah anemia,” jelasnya.

Ia menambahkan, Cek Kesehatan Gratis Sekolah juga menjadi bagian penting dalam mendeteksi kondisi kesehatan peserta didik sejak dini. Pemeriksaan diberikan kepada siswa kelas 1 hingga kelas 12 dengan meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan, tekanan darah, pemeriksaan kesehatan mata, telinga, gigi, kadar gula darah, hemoglobin, hingga kebugaran.

Denny Mulyadi menegaskan, kegiatan CKG merupakan investasi masa depan untuk memastikan anak-anak Kota Bogor tumbuh sehat dan mampu meraih prestasi.

“Melalui deteksi dini, gangguan kesehatan dapat segera ditangani, sehingga tidak menghambat tumbuh kembang dan prestasi belajar anak-anak. Dengan menerapkan pola hidup sehat, aktif bergerak, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin memeriksakan kesehatan, serta disiplin minum Tablet Tambah Darah bagi remaja putri, kita mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas,” ujar Denny Mulyadi.

Baca Juga:  Tercatat 2.271 Santri Terima Beasiswa Kemenag-LPDP sejak 2023

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena, menyampaikan, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis Sekolah menyasar 701 sekolah/madrasah yang terdiri dari 351 SD/MI, 175 SMP/MTs, dan 175 SMA/SMK/MA dengan total sasaran 227.045 siswa kelas 1 hingga kelas 12.

“Realisasi Cek Kesehatan Gratis tahun 2025 mencapai 115.543 anak atau 61,42 persen. Sementara berdasarkan pembaruan capaian hingga 14 Agustus 2026, sebanyak 65.706 siswa atau 28,9 persen dari total sasaran telah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan,” ujar Kadinkes.

Erna menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan tahun 2025, ditemukan sejumlah kondisi kesehatan yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya masalah karies gigi sebesar 48,79 persen, hipertensi dan pra-hipertensi sebesar 24,22 persen, anemia sebesar 16,87 persen, gangguan gula darah sebesar 10,08 persen, gizi lebih dan obesitas sebesar 8,24 persen, serta gizi kurang/buruk sebesar 8,21 persen.

Selain itu, hasil pemeriksaan juga menunjukkan masih tingginya persoalan kurang aktivitas fisik sebesar 70,65 persen dan tingkat kebugaran rendah sebesar 71,4 persen. Gangguan penglihatan, pendengaran, paparan asap rokok pasif, hingga indikasi gangguan kesehatan jiwa juga menjadi bagian dari temuan yang perlu ditindaklanjuti.

Baca Juga:  Museum Pajajaran akan jadi Destinasi Unggulan Kota Bogor

“Temuan dari Cek Kesehatan Gratis menjadi dasar dalam menentukan intervensi kesehatan di sekolah. Salah satunya melalui Aksi Bergizi yang berfokus pada pencegahan anemia, peningkatan aktivitas fisik, dan pembiasaan sarapan dengan gizi seimbang,” jelasnya.

Kegiatan ini didukung lintas sektor, mulai dari Bagian Kesra Setda Kota Bogor, Dinas Pendidikan, KCD Wilayah II Jawa Barat, Kantor Kementerian Agama, Bunda Peduli Stunting, camat, lurah, hingga Tim Pembina UKS/M.

Melalui sinergi pemerintah, sekolah, tenaga kesehatan, guru, orang tua, dan peserta didik, Pemerintah Kota Bogor berharap program Aksi Bergizi dan Cek Kesehatan Gratis dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, serta mendukung lahirnya generasi Kota Bogor yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB