Motor Listrik BGN Dihibahkan ke Guru Honorer, DPR Mendukung Penuh

Bisyral

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Rencana Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghibahkan sepeda motor listrik yang sebelumnya dibeli sebagai kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada para guru honorer mendapat dukungan dari kalangan legislatif.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan solusi yang tepat agar aset negara yang telah terlanjur dibeli tetap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya terhadap guru.

Menurut Yahya adanya aset yang diperoleh menggunakan anggaran negara seharusnya tidak dibiarkan menganggur atau tidak dimanfaatkan. Karena itu pengalihan pemanfaatan kendaraan tersebut kepada guru honorer dinilai menjadi langkah yang lebih produktif dan memiliki dampak langsung bagi masyarakat khususnya tenaga pendidik yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas pendukung kerja.

Baca Juga:  Dampak Rokok pada Keluarga: Bukan Hanya tentang Perokok

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu rapat dengan Komisi IX, ibu Arumsari mengatakan sepeda motor listrik tersebut akan dihibahkan kepada guru-guru honorer di daerah-daerah. Dan saya setuju dengan rencana tersebut,” ucap Yahya baru-baru ini.

Dukungan terhadap rencana hibah tersebut muncul di tengah sorotan publik terkait pengadaan sepeda motor listrik yang sebelumnya diproyeksikan untuk mendukung operasional program pemenuhan gizi di berbagai daerah.

Bagi Yahya yang terpenting saat ini adalah memastikan seluruh aset yang sudah dibeli menggunakan dana negara tetap memiliki nilai guna dan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Baca Juga:  Badrul Munir: Kritik Boleh, Demokrasi Harus Dijaga

Dengan disalurkan kepada guru honorer kendaraan tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas para tenaga pendidik dalam menjalankan tugas sehari-hari, terutama di wilayah yang memiliki tantangan akses transportasi.

Langkah tersebut juga dinilai sebagai bentuk optimalisasi aset negara agar tidak menjadi beban anggaran maupun menimbulkan pemborosan akibat tidak digunakan.

Meski mendukung rencana hibah Yahya tetap memberikan kritik terhadap proses pengadaan kendaraan yang dilakukan sebelumnya.

Ia menilai terdapat sejumlah persoalan yang menunjukkan kurang matangnya proses perencanaan dan pemilihan penyedia.

Baca Juga:  Keputusan MK: Dana Pendidikan Tidak Boleh Dipakai Untuk Program MBG hingga 2028

Salah satu hal yang menjadi sorotannya adalah kapasitas perusahaan penyedia kendaraan yang dinilai belum memiliki dukungan jaringan layanan yang memadai untuk menunjang operasional kendaraan listrik dalam jangka panjang.

“Perusahaan pengadaan tidak profesional, tidak punya dealer dan tempat service-nya. Yang paling disesalkan harganya di-mark up,” ucapnya.

Pernyataan tersebut menambah daftar kritik yang sebelumnya muncul terkait efektivitas pengadaan kendaraan listrik untuk kebutuhan operasional program pemerintah.

Keberadaan jaringan dealer dan layanan purna jual dinilai menjadi faktor penting yang harus diperhitungkan sejak awal terutama ketika kendaraan akan digunakan secara luas di berbagai daerah.

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB