Badrul Munir: Kritik Boleh, Demokrasi Harus Dijaga

Prabu

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Banten — Bawaslu Provinsi Banten bersama Aliansi Mahasiswa Banten menggelar diskusi publik bertajuk “Pemilu: Demokrasi Tidak Berakhir di TPS” pada Rabu (26/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara penyelenggara pemilu dan kalangan mahasiswa untuk merefleksikan perjalanan demokrasi Indonesia pasca Pemilu 2024 sekaligus memperkuat komitmen menjaga kualitas demokrasi.

Anggota Bawaslu Provinsi Banten, Badrul Munir, menegaskan bahwa demokrasi tidak berhenti ketika masyarakat menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, demokrasi berlanjut melalui sikap menghormati hasil pemilu serta partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan.

Baca Juga:  TP PKK Kota Bogor Bagikan Bingkisan untuk Siswa SDN Perwira

“Hasil Pemilu 2024 merupakan produk demokrasi yang lahir dari proses panjang reformasi dan kedaulatan rakyat. Menghormati hasil pemilu merupakan bagian dari penghormatan terhadap demokrasi itu sendiri,” ujar Badrul.

Ia menjelaskan, setelah kontestasi politik berakhir, seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab bersama untuk memberikan kesempatan kepada pemerintah terpilih menjalankan program-program yang telah dijanjikan kepada masyarakat.

Meski demikian, Badrul menegaskan bahwa ruang kritik tetap menjadi bagian penting dalam sistem demokrasi.

Menurutnya, kritik yang santun, berbasis data, serta berorientasi pada solusi justru dapat memperkuat kualitas demokrasi dan mendorong pemerintahan yang lebih baik.

“Demokrasi yang sehat tidak hanya ditandai oleh kebebasan menyampaikan pendapat, tetapi juga oleh kedewasaan dalam menyampaikan kritik. Mahasiswa dan masyarakat sipil tetap memiliki peran penting untuk mengawal jalannya pemerintahan melalui kritik yang konstruktif,” katanya.

Baca Juga:  PII Soroti Kekerasan terhadap Pelajar, Dorong Pendidikan HAM

Dalam forum tersebut, hadir pula Sekretaris Jenderal BEM Nusantara Banten bersama sejumlah aktivis mahasiswa dari berbagai kampus dan organisasi kemahasiswaan di Provinsi Banten.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa akan terus menjalankan fungsi intelektual dan kontrol sosial sebagai bagian dari pilar demokrasi.

Namun demikian, mahasiswa juga memandang hasil Pemilu 2024 sebagai keputusan politik yang telah ditentukan rakyat melalui mekanisme demokratis.

“Kami memandang bahwa menghormati hasil pemilu merupakan bagian dari komitmen terhadap demokrasi. Pada saat yang sama, mahasiswa tetap memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal kebijakan publik melalui kajian, kritik, dan masukan yang objektif,” ujarnya.

Baca Juga:  Tampil Memukau, Siswa SDIIM Borong Empat Trofi Angklung

Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi.

Namun perbedaan tersebut tidak boleh menghilangkan semangat persatuan dan kepentingan bangsa yang lebih besar.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Provinsi Banten dan Aliansi Mahasiswa Banten berharap dapat mendorong tumbuhnya budaya demokrasi yang lebih dewasa.

Penghormatan terhadap hasil pemilu diharapkan dapat berjalan beriringan dengan partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan demi kemajuan bangsa.

Berita Terkait

Dospulkam IPB Latih Warga Pentingsari Sulap Kulit Buah Jadi Camilan Bernilai Ekonomi
Dospulkam IPB University Hadirkan 27 Solusi Waste-to-Food di Yogyakarta
ForKot Pendobrak Jiwa Perjuangan Mahasiswa Era Orde Baru menuju Reformasi 1998
IPB University Latih Warga Desa Wisata Pentingsari Buat Kawat Komposter
LKBB Transformasi di Karang Taruna Cigudeg, Satukan Pelajar SMP-SMA se-Bogor Raya Open
Perkuat Konservasi Harimau Sumatra, TSI Jalin Kerja Sama Dengan Pusat Gadai Indonesia
Bupati Bogor Silaturahmi dengan Tokoh Muhammadiyah di Leuwiliang
SDO GPI 2026 Hasilkan 15 Rekomendasi Strategis, Formula Ijtihad Politik Menuju 2029

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dospulkam IPB Latih Warga Pentingsari Sulap Kulit Buah Jadi Camilan Bernilai Ekonomi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Dospulkam IPB University Hadirkan 27 Solusi Waste-to-Food di Yogyakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:17 WIB

ForKot Pendobrak Jiwa Perjuangan Mahasiswa Era Orde Baru menuju Reformasi 1998

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:16 WIB

IPB University Latih Warga Desa Wisata Pentingsari Buat Kawat Komposter

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LKBB Transformasi di Karang Taruna Cigudeg, Satukan Pelajar SMP-SMA se-Bogor Raya Open

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB