Sebanyak 43 Juta dari 53 Juta Murid sudah Menerima MBG

Tim Redaksi

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Jakarta–Dalam upaya pembangunan karakter murid Indonesia, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat selaras dengan penguatan pendidikan karakter melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH). Dari 7 KAIH tersebut terdapat poin makan sehat dan bergizi yang implementasinya terwujud melalui pelaksanaan MBG di sekolah.

Hingga 10 Juni 2026, sebanyak 80,7 persen murid telah menerima manfaat dari pelaksanaan program MBG. Dari sekitar 53 juta murid di Indonesia, lebih dari 43 juta murid (bukan guru seperti video yang beredar sebelumnya karena a slip of the tongue) di antaranya telah menerima dan merasakan manfaat program tersebut. Berbagai survei dan umpan balik pelaksanaan program juga menunjukkan bahwa sebagian besar murid penerima manfaat berharap program MBG dapat terus dilanjutkan.

Baca Juga:  100 Tahun Gontor, Kiai Hasan: Wayang Kulit Bukan Hanya Hiburan Tapi Pendidikan

Lebih lanjut, berbagai modul pendukung juga telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program MBG. “Sejumlah penelitian yang dilakukan, termasuk dari Labsosio – Pusat Kajian Sosiologi Universitas Indonesia menyatakan bahwa MBG telah memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar, tingkat kehadiran di sekolah, dan capaian akademik murid,” ujar Menteri Abdul Mu’ti dalam keterangannya di Istana Merdeka.

Baca Juga:  Kabar Baik untuk Pegawai PPPK Berpeluang jadi PNS, DPR akan Mengawal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi

Selanjutnya, Menteri Abdul Mu’ti juga melaporkan perkembangan program Sekolah Nasional Terintegrasi yang menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem pendidikan unggul. Ia menyebut Sekolah Nasional Terintegrasi dirancang sebagai sekolah unggulan nonasrama yang akan memberikan layanan pendidikan berkualitas dengan standar yang terintegrasi.

Baca Juga:  6 Tips Aman Wisata di Curug Bogor

“Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merencanakan akan membangun 100 sekolah nasional terintegrasi dan sudah ada 36 usulan sekolah yang terseleksi yang akan dimulai pembangunannya pada tahun ini. Pada tahap awal, lima sekolah akan dibuka dengan memanfaatkan gedung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen di daerah. Satu sekolah akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN), dan sembilan sekolah lainnya akan dibangun baru di daerah yang telah ditetapkan,” pungkas Mendikdasmen.

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB