Jurnalis Republika Diculik Tentara Israel saat Misi Kemanusiaan ke Palestina

Bisyral

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Jurnalis Republika diculik tentara Israel menjadi kabar yang menyesakkan pada Senin malam. Bukan hanya karena dua warga negara Indonesia disebut ditangkap di laut lepas. Tapi juga karena mereka datang bukan membawa senjata. Mereka membawa kamera, catatan liputan, dan misi kemanusiaan untuk Palestina.

Dua nama itu: Bambang Noroyono—akrab dipanggil Abeng—dan Thoudy Badai.

Keduanya merupakan jurnalis dari Republika yang ikut dalam pelayaran Global Sumud Flotilla 2026 menuju Palestina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah perjalanan, kapal yang mereka tumpangi disebut dicegat tentara Zionis Israel.

Baca Juga:  Messi dan Piala Dunia 2026, Jawaban Terakhir untuk yang Meragukannya

Sebuah video berdurasi sekitar 56 menit kemudian beredar. Video itu seperti pesan darurat dari tengah laut.

“Saya Bambang Noroyono alias Abeng, saya warga negara Indonesia dan saya adalah partisipan pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026.

Jika Anda menemukan video ini mohon disampaikan kepada pemerintah Republik Indonesia bahwa saya saat ini dalam penculikan tentara Zionis Israel,” ujar Bambang dalam rekaman tersebut.

Abeng tidak hanya meminta pembebasan. Ia juga menitip pesan agar pemerintah Indonesia tetap mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Dalam situasi tertekan sekalipun.

Baca Juga:  Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi BMKG

Kabar mengenai jurnalis Republika diculik tentara Israel segera menyebar luas di media sosial. Banyak yang terkejut karena rombongan tersebut dikenal sebagai misi kemanusiaan sipil, bukan operasi politik ataupun militer.

Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, menyebut dalam rombongan itu terdapat sembilan relawan asal Indonesia. Dua di antaranya adalah Bambang dan Thoudy yang menjalankan tugas jurnalistik sekaligus misi solidaritas kemanusiaan.

Peristiwa ini kembali memperlihatkan betapa panasnya kawasan konflik Palestina. Bahkan relawan dan jurnalis pun tidak luput dari risiko penangkapan. Laut yang seharusnya menjadi jalur bantuan berubah menjadi ruang intimidasi.

Baca Juga:  Kemenag: Pesantren Efektif Wujudkan Pemerataan Kesejahteraan

Kini publik menunggu langkah pemerintah Indonesia. Sebab kasus jurnalis Republika diculik tentara Israel bukan hanya menyangkut dua wartawan.

Ini juga menyangkut perlindungan warga negara Indonesia di wilayah konflik internasional.

Dan malam ini, banyak orang Indonesia mungkin sedang bertanya dalam hati yang sama: bagaimana nasib Abeng dan Thoudy sekarang?.

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB