Binanews.id | Bogor- Topan besar Bavi mengancam wilayah barat daya Jepang, memicu pembatalan ratusan penerbangan dan imbauan kewaspadaan bagi warga.
Badan Meteorologi Jepang memperingatkan potensi angin kencang, hujan lebat, banjir, dan tanah longsor seiring mendekatnya badai ini ke Kepulauan Sakishima, Okinawa, pada Jumat (10/7/2026) dan Sabtu Malam (11/7/2026).
Pada Jumat pagi Angin Topan Bavi tercatat memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 162 kilometer per jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya topan ini bahkan sempat diklasifikasikan sebagai “topan super” oleh Pusat Peringatan Topan Gabungan AS (JTWC) dengan kecepatan angin hingga 270 kilometer per jam.
Dampak cuaca buruk ini langsung terasa di sektor transportasi terutama udara dan laut.
Lebih dari 200 penerbangan domestik yang menghubungkan Okinawa dan wilayah sekitarnya dibatalkan untuk Jumat dan Sabtu Malam.
Sejumlah maskapai pesawat mulai mengumumkan pembatalan Armada nya, di antaranya:
· ANA (All Nippon Airways): 104 penerbangan dibatalkan, mempengaruhi sekitar 12.800 penumpang .
· Japan Airlines (JAL): 59 penerbangan dibatalkan, mempengaruhi sekitar 10.600 penumpang .
· Skymark: 44 penerbangan dibatalkan .
· Peach Aviation: 26 penerbangan dibatalkan.
· Solaseed Air: 25 penerbangan dibatalkan.
· Jetstar: 13 penerbangan dibatalkan.
Selain penerbangan, layanan kapal feri yang menghubungkan Okinawa dan Kagoshima juga dihentikan sementara.
Sementara itu Di Pulau Ishigaki, warga terlihat menimbun persediaan makanan dan memasang jaring pelindung angin agar bisa bertahan dari terjangan angin.









