Pimpinan Pondok Gontor: Pesantren Model Pendidikan Islam Holistik Khas Indonesia

Tim Redaksi

- Redaksi

Minggu, 6 September 2026 - 06:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Humas GIHES 2026)

Foto: Humas GIHES 2026)

Binanews.id | Jakarta–Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Drs KH M Akrim Mariyat Dipl.A.Ed., menegaskan bahwa pesantren merupakan sistem pendidikan asli Indonesia, yang sejak awal kelahirannya telah menerapkan pendidikan global dan holistik secara menyeluruh.

Kiai Akrim menambahkan, konsep pendidikan holistik di PMDG telah berdiri sejak tahun 1926. Pendidikan tersebut diawali dari pembinaan masyarakat dan anak-anak dalam hal-hal mendasar, seperti cara bersuci, ibadah shalat, hingga menjaga kesehatan.

“Pondok Modern Gontor adalah pondok, bukan sekadar sekolah. Pesantren adalah lembaga pendidikan asli Indonesia ciptaan para ulama. Berbeda dengan sistem sekolah Belanda dulu yang bertujuan mencetak pegawai, tujuan Gontor adalah menjadikan alumni kita ini ‘orang’ yaitu manusia yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berpikiran bebas, dan berjiwa besar,” kata KH Akrim Mariyat saat membuka agenda Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9/2026).

Baca Juga:  Apakah Benar Ganjil Genap Masih Berlaku di Jalan Tol Jakarta?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Kiai Akrim menyoroti pentingnya menghilangkan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Sejak awal berdiri dan berlanjut dengan dibentuknya Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) pada tahun 1936, Gontor tidak hanya mengajarkan ilmu-ilmu keislaman, tetapi juga ilmu pengetahuan umum serta keterampilan hidup (life skill).

Baca Juga:  Pendidikan Antikorupsi Jadi Kunci Indonesia Emas 2045, Ini Pesan Rudy Susmanto

“Al-Qur’an menunjukkan bahwa dzikir mewakili pelaksanaan syariat agama. Sedangkan pikir, yakni menganalisis ciptaan Allah di langit dan bumi, merupakan dasar dari ilmu-ilmu umum seperti astronomi, astrologi dan kelautan. Dalam Islam, ilmu umum dan ilmu agama bersatu dan tidak ada dikotominya,” jelas Kiai Akrim.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Siapkan 80 Ribu Beasiswa Siswa Sekolah Swasta

Kiai juga menekankan bahwa, di Gontor, ilmu dituntut bukan sekadar demi prestasi akademis atau ilmu untuk ilmu semata, melainkan sebagai bentuk ibadah. Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin ia dituntut untuk rendah hati, santun, dan beretika.

“Semua yang ada di Gontor, baik program, kegiatan, maupun lingkungan adalah bagian dari kurikulum kehidupan. Kami mendidik santri tidak hanya untuk persiapan otak, tetapi untuk kesempurnaan hidup secara utuh,” pungkas KH Akrim Mariyat.[]

Berita Terkait

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut
Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan
Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian
Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya
Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kemendikdasmen Susun Skema Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Respons Kemenag
Transformasi Desa: Mengubah Posisi Desa dari Obyek Menjadi Subyek Pembangunan
Kemenag dan Al-Azhar Mesir Sepakati Skema Gelar Ganda

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Akademisi UGM Satyawan Pudyatmoko, Diangkat Jadi Kepala Badan Pengelola Gambut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Koperasi Merah Putih Bakal Jadi Saluran Pembayaran Gaji PNS dan Pensiunan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kemanag Buka Pengajuan Bantuan Masjid dan Mushola, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB