Mobile Water Treatment UNDIP Siap Dukung Penanganan Bencana di Jawa Tengah

Tim Redaksi

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026 - 13:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Semarang–Universitas Diponegoro (UNDIP) menegaskan komitmennya dalam mendukung penanganan bencana melalui pemanfaatan riset dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan lima Unit Pengolahan Air Tanggap Bencana kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di halaman Widya Puraya, UNDIP, Selasa, 1 September 2026.

Lima unit pengolahan air tanggap bencana tersebut merupakan hasil pengembangan Prof. Dr. I Nyoman Widiasa, S.T., M.T., bersama tim UNDIP. Penyerahan ini menjadi tindak lanjut dari ketertarikan BNPB terhadap teknologi pengolahan air yang dikembangkan UNDIP setelah melakukan kunjungan kerja ke UNDIP pada 2025.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menegaskan komitmen UNDIP untuk memastikan hasil riset dan inovasi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam situasi kebencanaan.

Baca Juga:  ‎IUQI Resmi Lepas Peserta KKM Internasional Menuju Arab Saudi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada prinsipnya, UNDIP sangat berkomitmen untuk mendarmabaktikan hasil riset dan inovasi agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Hari ini, salah satunya kita wujudkan melalui penyerahan Unit Pengolahan Air Tanggap Bencana buatan UNDIP untuk digunakan dalam penanganan bencana,” ujar Prof. Suharnomo.

Unit Pengolahan Air Tanggap Bencana atau mobile water treatment tersebut mampu untuk mengolah air menjadi air bersih sekaligus air yang siap dikonsumsi. Setiap unit memiliki kapasitas pengolahan sekitar 20 ribu liter air bersih dan 2 ribu liter air minum per hari.

Baca Juga:  Menag Resmikan STAI Aisyah Binti Abu Bakar Bogor, Kampus Muslimah Pertama di Indonesia

Inovator Unit Pengolahan Air Tanggap Bencana, Prof. Dr. I Nyoman Widiasa, S.T., M.T., menyebut penyerahan tersebut sebagai awal kontribusi UNDIP dalam mendukung tanggap bencana di Indonesia.

“Ini merupakan awal kontribusi UNDIP dalam mendukung tanggap bencana di Indonesia. Kami berharap kepercayaan ini terus berkembang sehingga UNDIP dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam kebencanaan di Indonesia,” ujarnya.

Perwakilan mitra BNPB, Martino Budiawan, mengapresiasi kompleksitas teknologi yang dikembangkan Prof. Nyoman dan tim karena tidak hanya mengolah air hingga menjadi air bersih, tetapi juga menghasilkan air yang dapat dikonsumsi.

“Alat yang diproduksi Prof. Nyoman bersama UNDIP ini memang cukup kompleks dibandingkan alat lainnya. Kalau alat lain mungkin hanya mengolah air sampai menjadi air bersih, teknologi UNDIP dapat mengolahnya hingga menjadi air yang siap dikonsumsi,” jelas Martino.

Baca Juga:  182 Camaba Siap Bersaing dalam Tes Seleksi Gelombang 2 dan 3 UIB

Martino menjelaskan, lima unit tersebut pada tahap awal direncanakan untuk mendukung kebutuhan penanganan bencana di wilayah Jawa Tengah. Penempatan dan distribusi unit selanjutnya akan menyesuaikan arahan serta kebutuhan di lapangan.

Penyerahan lima unit ini menjadi bagian dari komitmen UNDIP untuk terus mengembangkan dan menerapkan hasil riset serta inovasi sebagai solusi yang mendukung penanganan bencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Kenapa harus Belajar Bahasa Inggris? Ini Manfaatnya untuk Kehidupan Kamu
Kuliah Umum INAIS Hadirkan Hariyadi Sukamdani Bahas Shariahpreneurship di Era Digital
UIB dan UIKA Bogor Perkuat Sinergi Pendidikan melalui Penandatanganan MoU
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
INAIS Bekali Mahasiswa Baru dengan Budaya Akademik dan Kewirausahaan
IKA INAIS Gelar Silaturahmi Alumni, Perkuat Sinergi demi Kemajuan Almamater
Tiga Mahasiswa KPI UIB Jalani Magang di Portal Berita BinaNews.ID
Sidang Tesis MKPI UIKA Bogor: Syamsul Teliti Peran Komunikasi Persuasif Terhadap Prestasi Akademik

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Kenapa harus Belajar Bahasa Inggris? Ini Manfaatnya untuk Kehidupan Kamu

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Kuliah Umum INAIS Hadirkan Hariyadi Sukamdani Bahas Shariahpreneurship di Era Digital

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:15 WIB

UIB dan UIKA Bogor Perkuat Sinergi Pendidikan melalui Penandatanganan MoU

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:35 WIB

INAIS Bekali Mahasiswa Baru dengan Budaya Akademik dan Kewirausahaan

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB