Atasi 5.000 Anak Tak Sekolah, Disdik Kota Bogor Siapkan Beasiswa Gratis

Bisyral

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menyiapkan dua langkah sekaligus yaitu beasiswa bagi siswa miskin dan perluasan program belajar berbasis masyarakat.

Hal tersebut merupakan respon atas 5.000 anak usia sekolah di Kota Bogor, yang tercatat tidak mengenyam pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Herry Karnadi menyebutkan, ribuan anak tersebut masuk kategori Angka Tidak Sekolah (ATS) yang terbagi dalam tiga kelompok, putus sekolah (drop out), lulus tetapi tidak melanjutkan, serta belum pernah bersekolah sama sekali.

Baca Juga:  Pendidikan Indonesia Terlalu Santai, Peringatan Pelatih Olimpiade Fisika

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fokus penanganan kami adalah anak yang drop out dan lulus tidak melanjutkan,” ujar Herry.

Untuk menarik anak-anak putus sekolah kembali ke bangku belajar, Dinas Pendidikan menjalankan program “Ayo Kembali Sekolah” dengan menggandeng Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Tahun lalu, program ini berhasil menjaring 630 anak. Tahun ini targetnya naik menjadi 1.000 anak.

Baca Juga:  Aris Rinaldi, Tukang Kuli Galon Jadi Direktur Perusahaan. Ini Motivasi dari Kiai Helmi

Adapun bagi lulusan SD dari keluarga tidak mampu yang terkendala biaya, Pemkot menyiapkan beasiswa khusus mulai 2026. Sebanyak 2.000 hingga 3.000 siswa ditargetkan mendapat akses masuk SMP swasta tanpa biaya.

“Ini akan menekan angka lulusan yang tidak melanjutkan akibat kendala biaya,” kata Herry.

Selain dua program itu, Pemkot juga berencana membangun sekolah baru di kawasan blank area yang selama ini tidak memiliki sekolah negeri, seperti Kertamaya, Bojongkerta, Genteng, Loji, dan Sindang Barang. Fasilitas yang disiapkan mencakup SMAN 11, SMAN 12, SMPN 24, Sekolah Luar Biasa (SLB), serta Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dengan program TK dan PKBM Paket A, B, dan C.

Baca Juga:  Tidak Terlambat: 5 Cara Mendidik Diri Meski Usia Tidak Muda

“Ditargetkan tahun 2027 atau 2028 sudah bisa beroperasi sepenuhnya,” tutup Herry

Berita Terkait

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya
Dr. Faisal Rachmat Kembangkan Media Maze Tingkatkan Motorik Anak Berkebutuhan Khusus
36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB