Cegah Drop Out, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Khusus Pembelajaran dan Mutasi Siswa Pascabencana

Tim Redaksi

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026 - 12:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id/ | Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah menyusun Surat Edaran (SE) Menteri mengenai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di wilayah pascabencana guna meminimalisasi potensi angka putus sekolah.

Kebijakan ini difokuskan untuk membantu para siswa di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar mendapatkan kemudahan akses pendidikan, termasuk fleksibilitas dalam proses mutasi maupun perpindahan jenjang sekolah di tengah kondisi darurat.

Perwakilan Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Kemendikdasmen, Jamjam Muzaki, menjelaskan kebijakan ini hadir sebagai respons atas dinamika perpindahan penduduk pascabencana. Menurutnya, banyak orang tua yang terpaksa memindahkan anaknya ke sekolah baru karena dampak relokasi tempat tinggal.

Baca Juga:  Mendikdasmen Soroti Film Children of Heaven Versi Hanung Bramantyo

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mungkin nanti akan ada beberapa penyesuaian kebijakan. Kami sedang menggodok Surat Edaran Menteri juga terkait penerimaan peserta didik terdampak bencana,” ujar Jamjam Muzaki dikutip, Selasa (03/03/2026).

Kemendikdasmen juga mengatur mekanisme daya tampung pada SPMB di wilayah terdampak agar tetap merujuk pada kuota tahun sebelumnya. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan ruang kelas yang masih layak pakai namun kekurangan jumlah rombongan belajar (rombel).

Baca Juga:  Menko PMK Tegaskan Komitmen Kolaborasi Program Pembangunan Manusia

Selain itu, pemerintah memberikan perhatian khusus pada proses pembelajaran tahun pertama pascabencana yang kemungkinan masih dilakukan di sekolah darurat atau tenda.

“Kami berikan kemudahan untuk melakukan mutasi, untuk melakukan kepindahan termasuk bagaimana mekanisme penerimaan sekolah terdampak bencana, termasuk nanti SPMB-nya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Bogor Ajukan 274 Formasi CPNS 2026, Ini Waktu Pendaftarannya!

Saat ini, tim Pusat Kurikulum Pembelajaran Kemendikdasmen telah diterjunkan ke lapangan untuk mendampingi pemerintah daerah dalam menerapkan model pembelajaran darurat. Selain fokus pada aspek kognitif, kurikulum pascabencana ini juga mencakup pemulihan kondisi psikososial siswa serta peningkatan kapasitas guru dalam menghadapi trauma bencana. Pemerintah berkomitmen memonitor kehadiran siswa dan guru secara berkala, terutama bagi mereka yang harus menjalani relokasi, demi memastikan hak pendidikan tetap terpenuhi secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya
Dr. Faisal Rachmat Kembangkan Media Maze Tingkatkan Motorik Anak Berkebutuhan Khusus
36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB