Binanews | Bogor – Yayasan DM Sholeh Ciawi, Kabupaten Bogor, sukses menggelar Pentas Kreasi Siswa pada Rabu, 1 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB itu berlangsung meriah dan dihadiri seluruh siswa binaan yayasan beserta para wali murid.
Saat ini Yayasan DM Sholeh memiliki sekitar 90 siswa, termasuk peserta program kursus bahasa asing. Meski baru berdiri dua tahun, yayasan yang berlokasi di Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.
Di usianya yang masih relatif muda, Yayasan DM Sholeh berupaya menghadirkan warna baru dalam dunia pendidikan dengan memadukan kurikulum pembelajaran baca tulis Al-Qur’an yang lebih mudah dipahami oleh siswa. Memasuki Tahun Pelajaran 2026/2027, yayasan juga membuka program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan penguatan hafalan dan bacaan Al-Qur’an sebagai program unggulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan Pentas Kreasi turut dihadiri sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya perwakilan pemerintah desa, Sekretaris Desa, Ketua RW setempat Ibu Tuti Hartati, tokoh agama KH Jejen Zaenudin, serta Dewan Penasihat Yayasan KH Drs. Memed Jalaluddin. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan siswa-siswi Yayasan DM Sholeh dalam mencetak generasi yang saleh, berakhlak mulia, dan humanis sejak usia dini.
Acara diawali dengan pembacaan tawasul untuk almarhum orang tua pendiri Yayasan DM Sholeh yang dipimpin oleh KH Jejen Zaenudin. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswi binaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan Ketua Yayasan DM Sholeh, Ustadz Lukman Hakim, S.H.I.
Dalam sambutannya, Ustadz Lukman Hakim menyampaikan bahwa Pentas Kreasi menjadi wadah bagi para siswa untuk menyalurkan bakat, menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus mempererat silaturahmi antara yayasan, siswa, orang tua, dan masyarakat di tengah tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
Ia juga menegaskan tiga nilai utama yang menjadi landasan pendidikan di Yayasan DM Sholeh. Pertama, pendidikan akhlak sebagai fondasi utama yang wajib dimiliki setiap siswa. Kedua, membentuk karakter kreatif agar anak-anak mampu berkembang dalam berbagai bidang. Ketiga, menanamkan sikap humanis, yaitu kemampuan beradaptasi dan berinteraksi dengan santun kepada siapa pun.
Menurutnya, kegiatan Pentas Kreasi ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh Yayasan DM Sholeh dan akan dijadikan sebagai agenda tahunan setiap akhir tahun pelajaran.
Beragam penampilan ditampilkan oleh para siswa, mulai dari Tari Aceh, paduan suara, pidato Islami dalam tiga bahasa, hafalan Al-Mahfudzot (kata-kata mutiara dan motivasi), hingga tilawah Al-Qur’an. Penampilan para siswa mendapat apresiasi hangat dari seluruh tamu undangan yang hadir.
Sebagai bentuk penghargaan atas semangat dan prestasi para peserta, panitia memberikan penghargaan kepada penampil terbaik serta membagikan doorprize kepada wali murid dan tamu undangan yang beruntung. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh siswa, orang tua, pengurus yayasan, dan tamu undangan. Acara berakhir pukul 12.00 WIB dalam suasana penuh kebahagiaan.
Melalui kegiatan ini, Yayasan DM Sholeh juga ingin memperkenalkan lebih dekat berbagai program kegiatan belajar mengajar (KBM) serta program kursus bahasa asing kepada masyarakat. Ke depan, yayasan berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, berakhlak mulia, kreatif, humanis, serta memberikan manfaat bagi umat.[]









