Binanews.id | Bogor– Pemerintah Kota Bogor berkomitmen penuh dalam memperluas lapangan kerja dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini dibuktikan melalui peluncuran Pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Kota Bogor Tahun Anggaran (TA) 2026. Acara ini diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Bogor pada Rabu, 10 Juni 2026.
Program strategis ini didanai sepenuhnya oleh APBD Kota Bogor TA 2026. Pelatihan intensif akan berlangsung selama 3 bulan. Tujuannya guna membekali para peserta sebelum diberangkatkan ke negara penempatan, yaitu Turki, Kuwait, dan Montenegro.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor Adi Novan, Kepala BLK Kota Bogor Eka Permana, serta Ketua Yayasan Yugma Jaya Nitya (Yugma Foundation) Suherlan. Turut hadir jajaran Muspika setempat meliputi Camat Bogor Selatan, Danramil Bogor Selatan, Kapolsek Bogor Selatan, Lurah Empang, serta Direktur Utama PT Dwi Tunggal Jaya Abadi selaku mitra penempatan (P3MI).
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memberikan catatan kritis terhadap poin-poin Visi dan Misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terdahulu, khususnya yang berkaitan dengan sektor ketenagakerjaan yang dinilai perlu pada saat diimplementasikan agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman.
“Kita harus mengkritisi dan mengevaluasi kembali implementasi poin Visi Misi Kota Bogor terkait ketenagakerjaan agar program yang dilahirkan benar-benar menyentuh akar masalah. Pelatihan ini harus menjadi jembatan emas yang konkret bagi para CPMI untuk meraih kesejahteraan. Manfaatkan kesempatan 3 bulan ini dengan maksimal, jaga etos kerja, dan bawa nama baik kota kita di kancah internasional,” ujar Jenal Mutaqin sekaligus memberikan motivasi kepada 30 peserta pelatihan.
Kepala Disnaker Kota Bogor, Adi Novan, dalam laporan resminya menyampaikan bahwa program pelatihan ini dirancang secara akuntabel menggunakan anggaran daerah demi menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan terlindungi.
“Disnaker Kota Bogor terus berinovasi dalam mengalokasikan anggaran program yang berdampak langsung pada masyarakat. Melalui dana APBD TA 2026, kami memfasilitasi pelatihan ini secara gratis agar para peserta siap mental, bahasa, dan keterampilan fisik sesuai standar negara tujuan,” kata Adi Novan.
Sebagai mitra pelaksana, Ketua Yugma Foundation, Suherlan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemerintah Kota Bogor atas sinergi yang terbangun dengan sektor swasta dan yayasan.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan dan amanah yang diberikan oleh Pemkot Bogor kepada Yugma Foundation. Upaya kolaborasi ini merupakan bentuk ikhtiar serius kita bersama untuk memberikan kesempatan luas bagi warga Bogor dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mengurangi angka pengangguran. Kami akan mengawal seluruh tahapan mulai dari sosialisasi, rekrutmen, seleksi, pelatihan, hingga penempatan di Turki, Kuwait, dan Montenegro secara legal dan aman,” jelas Suherlan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan launching diakhiri dengan sesi foto bersama antara Wakil Wali Kota, jajaran pejabat kedinasan, unsur kewilayahan, serta 30 peserta CPMI yang siap mengikuti pelatihan. (Ted)









