Pemkab Bogor: Pemerataan Kualitas Pendidikan menjadi Prioritas Utama

Prabu

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 14:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Cibinong – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa upaya meningkatkan kualitas bangsa harus dimulai dari pembenahan sistem pendidikan di tingkat paling dasar, yakni ruang kelas. Hal tersebut disampaikannya usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di TMP Pondok Rajeg, Senin (4/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rudy menyampaikan apresiasi kepada para guru yang dinilainya memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membentuk karakter generasi masa depan.

“Bila ingin memperbaiki bangsa, maka perbaikilah sistem pendidikannya. Bila ingin memperbaiki sistem pendidikan, maka mulailah dari ruang kelasnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab Bogor Apresiasi Kontribusi Ummul Quro dalam Pendidikan di Kabupaten Bogor

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, Kabupaten Bogor menghadapi tantangan besar dalam sektor pendidikan, mengingat luas wilayah yang mencakup 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan dengan jumlah penduduk mencapai 6,19 juta jiwa.

Menurutnya, pemerataan kualitas pendidikan menjadi prioritas utama yang terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk melalui perbaikan infrastruktur sekolah dan peningkatan kualitas tenaga pengajar.

Baca Juga:  Tahun Baru Islam, Pemkot Bogor Santuni 2.000 Anak Yatim di Masjid Agung

Rudy juga mengapresiasi dukungan Prabowo Subianto terkait bantuan revitalisasi sekolah di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari upaya mempercepat peningkatan mutu pendidikan.

“Selain pembangunan fisik sekolah, Pemkab Bogor juga berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas tenaga pengajar agar mutu pendidikan semakin baik,” tambahnya.

Menghadapi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan, lancar, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Baca Juga:  Kemendikdasmen Kukuhkan 21 Duta Al-Qur'an Bahasa Isyarat

Di sisi lain, Rudy juga menyoroti pentingnya peran pendidikan nonformal, seperti pondok pesantren dan majelis keagamaan, dalam membangun sumber daya manusia. Ia mendorong pemerintah desa untuk mengoptimalkan dukungan terhadap fasilitas keagamaan yang belum terjangkau program pemerintah daerah.

Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis dapat mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkualitas sekaligus membangun generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.[]

Berita Terkait

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan
Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Berita Terbaru

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB