Menkeu Tegaskan Babinsa Tidak Dilibatkan Menagih Pajak Rakyat

Bisyral

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Binanews.id | Bogor-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait rumor yang menyebut pemerintah akan melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam upaya penagihan pajak.

Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar dan memastikan pemerintah tidak akan menggunakan Babinsa untuk mengejar target penerimaan pajak tahun ini.

Purbaya menjelaskan bahwa pengumpulan pajak tetap menjadi tugas aparat Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Menurutnya, peningkatan penerimaan negara akan dilakukan melalui optimalisasi sistem perpajakan yang telah dimiliki pemerintah, bukan dengan melibatkan aparat teritorial TNI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasti ini memancing apakah Babinsa mau dipakai? Enggak, kita enggak pakai Babinsa. Kita biasa orang-orang pajak yang ngumpulin. Terus lebih aktif, jadi gini software-nya kan sudah cukup bagus, Coretax,” kata Purbaya.

Baca Juga:  Mendikdasmen Tekankan Peran Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan

Ia juga akan memastikan pemerintah tidak akan menaikkan tarif pajak maupun melakukan penagihan secara berlebihan kepada masyarakat. Fokus pemerintah, kata dia, adalah memperluas basis wajib pajak agar masyarakat yang memang memiliki kewajiban perpajakan dapat membayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Tapi enggak akan ada kenaikan tarif pajak maupun kita kejar-kejar. Kata Bapak Presiden tadi berburu di kebun binatang, nggak ada seperti itu. Kita ekstensifikasi untuk memastikan yang tadinya nggak bayar pajak, bayar sesuai aturan. Jadi enggak ada kenaikan, hanya membalikkan semua sesuai aturan. Itu aja bisa naikin pertumbuhannya 24 persen kan,” tambahnya.

Baca Juga:  Jurnalis Republika Diculik Tentara Israel saat Misi Kemanusiaan ke Palestina

Pemerintah kini juga meluruskan keresahan masyarakat mengenai penyebutan Babinsa dalam surat edaran Direktorat Jenderal Pajak.

TNI Angkatan Darat menegaskan bahwa keberadaan Babinsa dalam surat tersebut bukan untuk melakukan penagihan maupun pemeriksaan pajak.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan bahwa penyebutan Babinsa bertujuan untuk membangun jejaring informasi serta memperkuat koordinasi antarinstansi.

Baca Juga:  Dua Personel Terkendala, Damkar Bogor Tetap Bersaing di NFSC 2026

Adapun kewenangan dalam urusan perpajakan sepenuhnya tetap berada di tangan Direktorat Jenderal Pajak.

Penegasan serupa juga disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.

Ia menegaskan bahwa Babinsa tidak memiliki tugas untuk menagih pajak kepada masyarakat.

Peran Babinsa, menurutnya, hanya sebatas membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat apabila diperlukan, bukan menarik pembayaran pajak.

“Intinya, rakyat tak perlu khawatir. Yang belum bayar pajak cukup mulai patuh sesuai aturan, tidak ada penambahan beban, dan Babinsa tetap menjalankan tugas semestinya di desa, bukan jadi petugas pajak,” pungkasnya.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan
Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB