Kirab Budaya Sunda Digelar, Museum Pajajaran Dipoles Maksimal

Prabu

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung kesiapan Museum Pajajaran di kawasan Batutulis, Kamis (7/5/2026), menjelang pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang dijadwalkan berlangsung Jumat (8/5/2026) malam.

Dalam peninjauan tersebut, Dedie mengecek sejumlah titik penting, mulai dari ruang pameran utama, area sekitar museum, hingga ruang Prasasti Batutulis. Ia didampingi jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor.

“Saya ingin memastikan semua dipersiapkan secara maksimal, mulai dari aspek kebersihan hingga akses yang perlu dioptimalkan, mengingat akan ada kereta kencana yang melintas,” ujarnya.

Dedie menjelaskan, kehadiran Mahkota Binokasih Sanghyang Pake dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda menjadi simbol penguat ikatan sejarah dan persaudaraan masyarakat Jawa Barat.

Menurutnya, momentum budaya tersebut penting untuk mentransformasikan nilai sejarah menjadi pengetahuan yang dapat diwariskan kepada generasi muda.

Melalui kirab budaya itu, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai filosofis dan sejarah leluhur Sunda melalui berbagai simbol budaya, seperti totopong, baju pangsi, kujang, hingga Mahkota Binokasih.

“Nilai kasih sayang dalam simbol budaya Sunda harus menjadi landasan kehidupan, baik dalam relasi antarmanusia maupun lingkungan. Ini adalah pijakan untuk membangkitkan kembali nilai-nilai kesundaan,” kata Dedie.

Terkait kondisi Museum Pajajaran, ia menyebut penataan ruang masih bersifat dinamis. Meski demikian, konsep alur sejarah Kerajaan Pajajaran telah disusun secara komprehensif untuk memberikan gambaran utuh kepada pengunjung.

“Alhamdulillah, timeline sejarah sudah disusun oleh tim Universitas Padjadjaran dan dipresentasikan dalam bentuk panel. Informasinya mencakup zaman prasejarah, Tarumanegara, Kerajaan Galuh, Cirebon, Pajajaran Pakuan, hingga Sumedang Larang,” pungkasnya.

Kirab budaya ini diharapkan menjadi momentum memperkuat identitas budaya Sunda sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah Jawa Barat kepada masyarakat luas.

Baca Juga:  Museum Pajajaran akan jadi Destinasi Unggulan Kota Bogor

Berita Terkait

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan
Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Berita Terbaru

Pendidikan

Pemkot Bogor akan Pindahkan Sekolah Rakyat di Kawasan Rancamaya

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:49 WIB

Pemerintah

Guru PAUD Kota Bogor dapat Kesejahteraan dan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:36 WIB