Rektor UNIDA Gontor Bedah “Buku Pendidikan Islam Holistik” di Ummul Quro Al Islami Bogor

Tedy

- Redaksi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor– Suasana pagi hari terasa berbeda di lingkungan Pondok Pesantren Modern Ummul Quro al Islami Bogor, ramai lalu lalang santri, tamu undangan dan beberapa orang panitia yang mengarahkan peserta memasuki Gedung Student Center (GSC) untuk mengikuti acara bedah buku Pendidikan Islam Holistik yang digagas oleh pimpinan pondok KH. Dr. Saiful Falah M.Pd kolaborasi bersama Rektor Universitas Islam Bogor (UIB), KH. Dr. Syamsul Rizal MZ, SHI, M.Pd.

Acara Bedah Buku yang digelar pada Senin, 26 Oktober 2026 ini langsung menghadirkan pemateri sekaligus penulis buku tersebut yaitu Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi M.Phil, dalam pandangannya ia membedah substansi dan ciri Khas Sistem Pendidikan Pondok Modern sekaligus mengupas tuntas sistem pondok pesantren sebagai model pendidikan yang utuh, komprehensif, dan teruji.

Baca Juga:  Rektor IUQI Bogor Resmi Melepas 422 Mahasiswa KKM, Ini Pesannya

Dalam pemaparan materi Prof. Hamid menjelaskan bahwa kekuatan utama pesantren terletak pada ekosistem pendidikan 24 jam penuh di mana masjid, asrama, kelas, hingga dinamika kehidupan komunal menjadi sarana pembentukan spiritual, intelektual, dan sosial secara berkesinambungan dan terintegrasi secara utuh dalam pembentukan capacity dan Capability Building santri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konsep Pendidikan Pesantren

Berbeda dengan konsep pendidikan modern yang kerap memisahkan transfer ilmu dari penanaman nilai, pondok pesantren menghadirkan karakter sebagai budaya hidup yang ditopang oleh keteladanan nyata (uswatun hasanah) di lingkungan yang kondusif.
Karya ini sangat relevan bagi para pengelola lembaga pendidikan, pendidik, orang tua, maupun pemerhati yang ingin memahami fondasi kuat pendidikan Islam dalam mencetak generasi yang matang secara utuh.

Baca Juga:  Sri Hendriani di UIB: Humas Pemerintah Harus Adaptif dan Mampu Membangun Kepercayaan Publik

Pendidikan yang ideal menyatukan ilmu pengetahuan, nilai moral, spiritualitas, keterampilan, dan kehidupan sosial. Dalam konteks pemikiran Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi, sistem pendidikan pesantren menjadi contoh penting karena proses pembentukan manusia berlangsung melalui pembelajaran sekaligus keseluruhan budaya kehidupan lembaganya.

Untuk memahami penerapannya, gagasan pendidikan holistik dapat dikaitkan dengan lima pilar pendidikan berikut, yang juga disebut dalam pemberitaan mengenai pemikiran Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi M.Phil. Pilar pendidikan Islam Holistik dalam Penerapan :

1. Learning to know: Belajar untuk mengetahui Mengembangkan ilmu pengetahuan, daya kritis, dan wawasan.
2. Learning to do: Belajar untuk melakukan Mempraktikkan ilmu dalam pekerjaan dan kehidupan.
3. Learning to live together: Belajar hidup bersama Mengembangkan toleransi, kerja sama, dan kepedulian sosial.
4. Learning to be Human: Belajar menjadi manusia Membentuk karakter, integritas, kemandirian, dan tanggung jawab.
Keempat pilar ini menunjukkan bahwa pendidikan harus menyatukan pengetahuan, keterampilan, kehidupan sosial, dan pembentukan kepribadian.
5. Learning to be Lead: Belajar menghargai Individu, menghargai diri sendiri, meyakini kemampuan individu dan orang lain, siap dipimpin dan siap juga untuk memimpin, dari lingkungan asrama, kelas, organisasi.

Baca Juga:  UIB Gelar FGD Pengembangan Model Pendidikan Kebangsaan Berbasis Kearifan Lokal

Pendidikan Islam Holistik memiliki fokus dan tujuan akhirnya adalah melahirkan manusia yang memiliki kedalaman ilmu, keluhuran akhlak, kematangan pribadi, serta kemampuan mengamalkan ilmunya bagi masyarakat dan peradaban.
Kalimat kunci untuk bahan kuliah atau presentasi:
Pendidikan holistik bukan sekadar proses mentransfer pengetahuan kepada peserta didik, melainkan proses membentuk manusia seutuhnya melalui integrasi ilmu, iman, akhlak, keterampilan, dan tanggung jawab sosial. (Ted)

Berita Terkait

UIB Gelar FGD Pengembangan Model Pendidikan Kebangsaan Berbasis Kearifan Lokal
Pembukaan POSMAD di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Berlangsung Meriah 
Penguatan Peran Ketahanan Nasional Guru PPKn di Era Digital
Bedah Buku di UQI Bogor, Prof Hamid: Pesantren adalah Sekolah Kehidupan
INAIS dan IPB University Gelar Pelatihan Halal dan Produk Olahan Susu
PKM Mahasiswa Unpam di SMAN 1 Cikande Bekali Generasi Muda dengan Keterampilan Bisnis 
BKPI UIB Ummul Quro Bogor Perluas Jejaring Global lewat sinergi Akademik
Sri Hendriani di UIB: Humas Pemerintah Harus Adaptif dan Mampu Membangun Kepercayaan Publik

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:40 WIB

UIB Gelar FGD Pengembangan Model Pendidikan Kebangsaan Berbasis Kearifan Lokal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Pembukaan POSMAD di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Berlangsung Meriah 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Penguatan Peran Ketahanan Nasional Guru PPKn di Era Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Rektor UNIDA Gontor Bedah “Buku Pendidikan Islam Holistik” di Ummul Quro Al Islami Bogor

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Bedah Buku di UQI Bogor, Prof Hamid: Pesantren adalah Sekolah Kehidupan

Berita Terbaru

Pendidikan

Menelusuri Sejarah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:55 WIB