Pentingnya Generasi Muda Hadapi Transformasi Digital

Bisyral

- Redaksi

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id| Bogor- Transformasi digital yang berkembang pesat saat ini membuat generasi muda tidak cukup hanya cakap akademik dan menguasai teknologi.

Transformasi digital menuntut generasi muda juga perlu memiliki kemampuan berpikir mendalam, memecahkan masalah, berkolaborasi, serta beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung semakin cepat.

Atas dasar itulah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mendorong transformasi pembelajaran melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) melalui proses belajar yang bermakna, reflektif, dan relevan dengan tantangan nyata.

Baca Juga:  Hari Guru Sedunia 5 Oktober, Apa Bedanya dengan Hari Guru Nasional? Cek Sejarahnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan tersebut kemudian disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat, saat itu sedang memberikan kuliah umum bertema Hukum Internasional dan Tantangannya pada Era Digital di Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu.

Wamendikdasmen mengatakan bahwa transformasi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, mulai dari interaksi sosial, aktivitas ekonomi, hingga tata kelola global.

Baca Juga:  Tips Hadapi Tantangan Hidup bagi Generasi Strawberry dan Sandwich

Perubahan tersebut juga menghadirkan berbagai isu baru, seperti keamanan siber, perlindungan data pribadi, kejahatan lintas negara, dan pemanfaatan kecerdasan artifisial yang membutuhkan pemahaman hukum, etika, serta kolaborasi lintas negara.

“Generasi muda saat ini tentunya harus memiliki kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, berpikir kritis, serta memahami berbagai dampak dari perkembangan teknologi digital,” ujarnya.

Satu hal lagi yang belum saya sampaikan bahwa setiap aktivitas di ruang digital memiliki konsekuensi hukum, etika, dan tanggung jawab yang perlu dipahami sejak dini. Oleh karena itu, literasi digital perlu berjalan beriringan dengan penguatan karakter dan kemampuan berpikir kritis.

Baca Juga:  Bersyukur di Tengah Beban Hidup yang Tak Ringan

Melalui pembelajaran mendalam Kemendikdasmen juga mendorong para peserta didik diajak untuk memahami dan mengetahui konsep secara utuh kemudian menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari, serta mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi agar mampu menghadapi berbagai persoalan yang semakin kompleks.

Berita Terkait

Tips Memilih Laptop untuk Kerja dari Rumah agar Produktif dan Hemat Biaya
Downgrade Lifestyle Makin Marak, Pakar Ingatkan Jangan Tunda Medical Check-up
Khawatir Kanker Menyebar ke Tulang? SPECT-CT Bisa Bantu Deteksi
5 Hal Penyakit Ginjal yang Sering Disalahpahami, Nggak selalu Cuci Darah
Cara Membedakan Influenza A dengan Flu Biasa
Ciri Orang Egois Bisa Dilihat dari Perkataannya, Apa Saja?
Sederet Pemicu Perceraian, Bimbingan Perkawinan sebagai Pencegahan
Tips Memilih Travel Umroh untuk Keluarga Muslim di Bogor Jawa Barat

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Tips Memilih Laptop untuk Kerja dari Rumah agar Produktif dan Hemat Biaya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Downgrade Lifestyle Makin Marak, Pakar Ingatkan Jangan Tunda Medical Check-up

Senin, 28 September 2026 - 17:00 WIB

Khawatir Kanker Menyebar ke Tulang? SPECT-CT Bisa Bantu Deteksi

Jumat, 25 September 2026 - 16:40 WIB

5 Hal Penyakit Ginjal yang Sering Disalahpahami, Nggak selalu Cuci Darah

Selasa, 22 September 2026 - 16:04 WIB

Cara Membedakan Influenza A dengan Flu Biasa

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB