Polisi Dalami Info Soal Tramadol Dipasok ke Massa Aksi di Jakarta

Bisyral

- Redaksi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menindaklanjuti informasi rencana pemasokan obat keras tramadol menjelang demo di Jakarta.

Polisi memastikan akan mengusut penyebaran obat keras.

Berdasarkan postingan yang beredar, disebutkan akan ada pemasokan tramadol saat aksi unjuk rasa. Namun belum diketahui kapan dan terkait apa demo tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Postingan itu juga memperlihatkan rute pendistribusian tramadol saat aksi pada Agustus tahun lalu.

Baca Juga:  Bogor Youth League 2026 Dimulai, Dedie Rachim: Lahirkan Bibit Pesepak Bola Nasional

Pengunggah meminta pihak kepolisian menindaklanjuti informasi itu.

Postingan tersebut kemudian ditanggapi oleh akun resmi Polda Metro Jaya dan akan menindaklanjuti info tersebut.

Saat dihubungi oleh Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David mengatakan polisi akan mendalami informasi tersebut. Polisi akan menindak jika terbukti ada peredaran narkoba.

Baca Juga:  Bukan Cuma Modal Cinta, Ini Bekal Penting Sebelum Menikah

“Kita akan mendalami Semua peredaran gelap kita tindak,” kata Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David saat dihubungi, Selasa (21/7/2026).

Polda Metro Jaya, menurut Ahmad David, intens melakukan penindakan terhadap penyebaran obat keras.

Sepanjang tahun 2026, Polda Metro Jaya menyita 53,7 juta butir obat keras dan menangkap ratusan tersangka.

“Banyak sekali penindakan yang sudah kita lakukan. Luar biasa kita berantas. Selama tahun 2026. Polda Metro Jaya dan polres jajaran telah mengamankan 53,7 juta butir obat berbahaya dan mengamankan 681 tersangka,” ungkapnya.

Baca Juga:  Viral Warga Kuningan Diseruduk Babi Hutan, Terjatuh Hingga Celana Robek

Polisi menghimbau masyarakat untuk ikut aktif melapor jika mendapati adanya informasi peredaran obat keras. Pihak kepolisian akan langsung melakukan penindakan.

“Masyarakat selalu kita minta berperan aktif untuk melaporkan,” ucapnya.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Enam Tahun Terbaring, Bocah Sirnarasa Butuh Pendampingan
Pemkot Bogor Intensifkan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga
Hujan Guyur Sukabumi setelah Kemarau Panjang
Kebakaran Galuga Bukan dari Sampah Aktif, Ini Penjelasannya
Maulid Nabi dan Haul Akbar ke-96, Kramat Empang Bogor Dipadati Ribuan Jamaah
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Bogor Bagikan Masker dan Edukasi Warga
Di Balik Senyum Ibu Mimin, Tersimpan Perjuangan yang Panjang
Sopir Angkot Gelar Unjuk Rasa di Balaikota Bogor, Berikut Tuntutannya

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:19 WIB

Enam Tahun Terbaring, Bocah Sirnarasa Butuh Pendampingan

Jumat, 11 September 2026 - 13:38 WIB

Pemkot Bogor Intensifkan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga

Jumat, 11 September 2026 - 10:08 WIB

Hujan Guyur Sukabumi setelah Kemarau Panjang

Rabu, 9 September 2026 - 14:20 WIB

Kebakaran Galuga Bukan dari Sampah Aktif, Ini Penjelasannya

Rabu, 9 September 2026 - 14:19 WIB

Maulid Nabi dan Haul Akbar ke-96, Kramat Empang Bogor Dipadati Ribuan Jamaah

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB