Rakyat Dibuat Sulit! Stok Pertalite dan Pertamax di SPBU Bojonggede Langka

Bisyral

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Stok BBM Bersubsidi jenis Pertalite di SPBU Tonjong, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor mulai langka, pada Jum’at 10 Juli 2026.

Pantauan dilokasi terlihat sejumlah sepi dan hanya beberapa staf yang berada di SPBU tersebut.

Kelangkaan stok Pertalite bahkan sudah terjadi di beberapa titik SPBU wilayah lainya di Kecamatan Bojonggede.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pegawai SPBU Bojonggede Yusuf mengatakan bahwa kelangkaan pasokan stok BBM jenis Pertalite ini sudah terjadi selama 4 hari lalu.

Baca Juga:  Momen Libur Sekolah dan Akhir Pekan, Penumpang Padati Stasiun Bogor

“Iya emang kosong, dari Plumpang nya belum dikirim udah 4 hari yang lalu.

Pertamax juga kemarin juga belum ada kabar kapan dikirimnya harusnya kan malem kemaren,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf Adapun kelangkaan disebabkan oleh lamanya pengiriman stok BBM jenis Pertalite dan Pertamax dari pihak Pertamina pusat.

“Emang dari sananya lambat, bukannya kita ga mesen, setiap hari juga kita beli. Setengah 3 atau jam 2 kita beli kesana. Emang dari sananya lama, lama dari Pusatnya. Pertalite 2 hari lalu kita mesen,” ucapnya

Baca Juga:  Camat Bogor Tengah Gerak Cepat Beri Bantuan Korban Longsor di Paledang

Yusuf juga mengatakan bahwa tidak ada pemberitahuan dari pihak Pertamina terkait terlambatnya pengiriman stok BBM jenis Pertalite dan Pertamax ini.

Sementara itu salah satu Pengendara Riyan mengaku sangat kecewa dengan adanya kelangkaan stok BBM jenis Pertalite dan Pertamax tersebut.

Baca Juga:  Julizar Idris Anak Tanjung Enim yang Jadi Komisaris PLN EPI dan Peduli Pendidikan

“Kacau, udah 4 SPBU saya muterin nyari Pertalite sama Pertamax pada kosong, disini juga sama kosong,” ujar Riyan.

Ia berharap kepada Pemerintah kedepanya segera bisa memberikan solusi terbaik bagi rakyat, agar rakyat tidak selalu menjadi korban.

“Semoga pemerintah bisa kasih solusi deh yah jangan sampe rakyat terus yang jadi korban pemerintah terus-menerus dengan kebijakan yang menyengsarakan rakyat,” ungkap dia.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Enam Tahun Terbaring, Bocah Sirnarasa Butuh Pendampingan
Pemkot Bogor Intensifkan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga
Hujan Guyur Sukabumi setelah Kemarau Panjang
Kebakaran Galuga Bukan dari Sampah Aktif, Ini Penjelasannya
Maulid Nabi dan Haul Akbar ke-96, Kramat Empang Bogor Dipadati Ribuan Jamaah
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Bogor Bagikan Masker dan Edukasi Warga
Di Balik Senyum Ibu Mimin, Tersimpan Perjuangan yang Panjang
Sopir Angkot Gelar Unjuk Rasa di Balaikota Bogor, Berikut Tuntutannya

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:19 WIB

Enam Tahun Terbaring, Bocah Sirnarasa Butuh Pendampingan

Jumat, 11 September 2026 - 13:38 WIB

Pemkot Bogor Intensifkan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga

Jumat, 11 September 2026 - 10:08 WIB

Hujan Guyur Sukabumi setelah Kemarau Panjang

Rabu, 9 September 2026 - 14:20 WIB

Kebakaran Galuga Bukan dari Sampah Aktif, Ini Penjelasannya

Rabu, 9 September 2026 - 14:19 WIB

Maulid Nabi dan Haul Akbar ke-96, Kramat Empang Bogor Dipadati Ribuan Jamaah

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB