Pemkot Bogor Bakal Sulap Sampah Jadi BBM di TPA Galuga

Bisyral

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Upaya penanganan masalah sampah di Kabupaten Bogor memasuki babak baru. Selain program pengolahan sampah menjadi energi listrik, kini TNI Angkatan Darat turut ambil bagian dengan mengembangkan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di TPA Galuga.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan strategis dalam mengurangi penumpukan sampah sekaligus menghasilkan energi alternatif yang bernilai ekonomis.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa penanganan sampah di TPA Galuga tidak hanya mengandalkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), tetapi juga diperkuat dengan program baru yang digagas oleh TNI AD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain pengelolaan sampah menjadi energi listrik, ada program juga dari dari TNI Angkatan Darat,” kata Rudy Susmanto.

Baca Juga:  Menolak Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Bisa Dipenjara

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi solusi komprehensif dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di wilayah Bogor.

Berbeda dengan program pengolahan sampah pada umumnya, inisiatif dari TNI AD justru menyasar tumpukan sampah lama yang telah mengendap bertahun-tahun di TPA Galuga.

“Yang diusulkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat yaitu membangun pengelolaan sampah yaitu bukan sampah baru tapi sampah lama,” jelas Rudy.

Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu mengurangi volume sampah lama yang selama ini sulit ditangani, sekaligus memanfaatkan potensi energi yang masih tersimpan di dalamnya.

Data terbaru menunjukkan bahwa volume sampah di TPA Galuga mencapai angka yang sangat besar, yakni sekitar 15 juta ton. Jumlah tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan energi alternatif.

Baca Juga:  Parung akan Jadi Pusat Kawasan Modern Terintegrasi di Utara Kabupaten Bogor

“Hari ini terhitung kurang lebih ada 15 juta ton di TPA Galuga, untuk diproses menadi bahan bakar minyak,” tuturnya.

Jika berhasil diolah, potensi energi dari sampah tersebut diperkirakan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kebutuhan bahan bakar.

Saat ini, proyek pengolahan sampah menjadi BBM tersebut telah memasuki tahap awal. Proses yang sedang dilakukan meliputi pembersihan lahan atau land clearing di area milik Kopassus yang berada di sekitar TPA Galuga.

Langkah ini menjadi fondasi awal sebelum pembangunan fasilitas pengolahan dilakukan secara penuh.

Baca Juga:  Daftar 32 Pejabat yang Dilantik Rudy Susmanto, Berikut Posisi Jabatanya

Rudy mengungkapkan bahwa hasil akhir dari proses pengolahan sampah tersebut direncanakan berupa BBM jenis solar. Hal ini menambah alternatif pemanfaatan sampah selain menjadi energi listrik melalui program PSEL.

“Informasinya jenis solar, di luar PSEL ada juga pengelolaan sampah untuk dijadikan bahan bakar minyak,” pungkasnya.

Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat setiap tahunnya. Dengan mengubah sampah menjadi energi, beban tempat pembuangan akhir dapat dikurangi secara signifikan.

Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pemanfaatan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.[]

Berita Terkait

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara
Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik
Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor
Pemkab Bogor Perkuat Peran Bunda PAUD Tingkatkan Akses Pendidikan Anak
Waste Station Rekosistem, Perkuat Ekosistem Persampahan dari Hulu Ke Hilir

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Setahun Eskalator Skybridge Stasiun Bojonggede Rusak, Dishub Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemkot Bogor Tingkatkan Kesejahteraan 1.189 Guru PAUD, Beasiswa 60 Pendidik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Kejar Target Kurikulum atau Ciptakan Sekolah Bebas Kekerasan, Mana yang Lebih Penting?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Wali Kota Bogor Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB