Perempuan Tionghoa Indonesia Emas Eksiskan Semangat Kartini di Era Modern

Prabu

- Redaksi

Rabu, 29 April 2026 - 14:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Jakarta – Perempuan Tionghoa Indonesia Emas (PTIE) menggelar Celebration Kartini’s Day di Tokyo Hub Shopping Town, Pantai Indah Kapuk (PIK), Minggu (26/4/2026), sebagai upaya mendorong peran perempuan agar semakin aktif dan berdaya di era modern.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan Hari Kartini, tetapi juga sarana penguatan nilai emansipasi perempuan di tengah dinamika sosial dan perkembangan zaman.

Sejumlah kegiatan ditampilkan dalam acara tersebut, di antaranya pertunjukan angklung oleh Perkumpulan Warga Nan An, penampilan taiji bersama Perwanti Bogor dan Yayasan Senam Taiji Sehat Indonesia, serta pemutaran film tentang R.A. Kartini yang dilanjutkan dengan talk show inspiratif.

Baca Juga:  ForKot Pendobrak Jiwa Perjuangan Mahasiswa Era Orde Baru menuju Reformasi 1998

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Partisipasi peserta juga terlihat dalam kegiatan line dance yang dipandu Coach Sugeng, yang menambah semarak suasana sekaligus memperkuat interaksi antar peserta.

Baca Juga:  Alumni 1000 Dai UIN Jakarta Gelar Halal Bihalal

Ketua Umum PTIE, Elisabeth Majuyetty, menegaskan bahwa peringatan Kartini harus menjadi momentum nyata dalam mendorong perempuan untuk mengambil peran strategis di berbagai sektor.

“PTIE hadir sebagai wadah pemberdayaan perempuan yang tidak hanya melestarikan nilai perjuangan Kartini, tetapi juga mendorong perempuan Indonesia untuk terus berkembang, mandiri, dan berperan strategis di era modern,” ujarnya.

Menurutnya, semangat Kartini tidak boleh berhenti sebagai simbol, melainkan harus diterjemahkan dalam langkah konkret yang berdampak bagi perempuan di masa kini.

Baca Juga:  Kartini, Sosok Wanita Tangguh Bangsa Indonesia

Melalui kegiatan ini, PTIE berharap dapat memperkuat solidaritas antarperempuan lintas komunitas sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian yang relevan dengan tantangan era digital.

Perayaan tersebut menjadi penegasan bahwa nilai-nilai perjuangan Kartini tetap memiliki daya dorong kuat dalam membentuk peran perempuan di tengah perubahan zaman.[]

Berita Terkait

Dospulkam IPB Latih Warga Pentingsari Sulap Kulit Buah Jadi Camilan Bernilai Ekonomi
Dospulkam IPB University Hadirkan 27 Solusi Waste-to-Food di Yogyakarta
ForKot Pendobrak Jiwa Perjuangan Mahasiswa Era Orde Baru menuju Reformasi 1998
IPB University Latih Warga Desa Wisata Pentingsari Buat Kawat Komposter
LKBB Transformasi di Karang Taruna Cigudeg, Satukan Pelajar SMP-SMA se-Bogor Raya Open
Perkuat Konservasi Harimau Sumatra, TSI Jalin Kerja Sama Dengan Pusat Gadai Indonesia
Bupati Bogor Silaturahmi dengan Tokoh Muhammadiyah di Leuwiliang
SDO GPI 2026 Hasilkan 15 Rekomendasi Strategis, Formula Ijtihad Politik Menuju 2029

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dospulkam IPB Latih Warga Pentingsari Sulap Kulit Buah Jadi Camilan Bernilai Ekonomi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Dospulkam IPB University Hadirkan 27 Solusi Waste-to-Food di Yogyakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:17 WIB

ForKot Pendobrak Jiwa Perjuangan Mahasiswa Era Orde Baru menuju Reformasi 1998

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:16 WIB

IPB University Latih Warga Desa Wisata Pentingsari Buat Kawat Komposter

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LKBB Transformasi di Karang Taruna Cigudeg, Satukan Pelajar SMP-SMA se-Bogor Raya Open

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB