Binanews.id | Jakarta – Perempuan Tionghoa Indonesia Emas (PTIE) menggelar Celebration Kartini’s Day di Tokyo Hub Shopping Town, Pantai Indah Kapuk (PIK), Minggu (26/4/2026), sebagai upaya mendorong peran perempuan agar semakin aktif dan berdaya di era modern.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan Hari Kartini, tetapi juga sarana penguatan nilai emansipasi perempuan di tengah dinamika sosial dan perkembangan zaman.
Sejumlah kegiatan ditampilkan dalam acara tersebut, di antaranya pertunjukan angklung oleh Perkumpulan Warga Nan An, penampilan taiji bersama Perwanti Bogor dan Yayasan Senam Taiji Sehat Indonesia, serta pemutaran film tentang R.A. Kartini yang dilanjutkan dengan talk show inspiratif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Partisipasi peserta juga terlihat dalam kegiatan line dance yang dipandu Coach Sugeng, yang menambah semarak suasana sekaligus memperkuat interaksi antar peserta.
Ketua Umum PTIE, Elisabeth Majuyetty, menegaskan bahwa peringatan Kartini harus menjadi momentum nyata dalam mendorong perempuan untuk mengambil peran strategis di berbagai sektor.
“PTIE hadir sebagai wadah pemberdayaan perempuan yang tidak hanya melestarikan nilai perjuangan Kartini, tetapi juga mendorong perempuan Indonesia untuk terus berkembang, mandiri, dan berperan strategis di era modern,” ujarnya.
Menurutnya, semangat Kartini tidak boleh berhenti sebagai simbol, melainkan harus diterjemahkan dalam langkah konkret yang berdampak bagi perempuan di masa kini.
Melalui kegiatan ini, PTIE berharap dapat memperkuat solidaritas antarperempuan lintas komunitas sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian yang relevan dengan tantangan era digital.
Perayaan tersebut menjadi penegasan bahwa nilai-nilai perjuangan Kartini tetap memiliki daya dorong kuat dalam membentuk peran perempuan di tengah perubahan zaman.[]









