Waspada! Motor Kerap Jatuh di Tikungan Depan Masjid Al-Karomah Jambu Leuwisadeng

Prabu

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor – Warga mengeluhkan sering terjadinya insiden pengendara motor terjatuh di ruas Jalan Raya Jambu KM 31, tepatnya di depan Masjid Al-Karomah, Kampung Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor Barat.

Lokasi tersebut disebut rawan kecelakaan tunggal, terutama bagi pengendara motor yang melintas di area tikungan dengan kondisi jalan yang relatif miring dan pandangan terbatas dari dua arah.

Neneng, warga sekitar, mengatakan insiden motor jatuh di titik tersebut sudah cukup sering terjadi. Bahkan, menurutnya, kecelakaan kembali terjadi pada Rabu (20/5/2026) dan dialami pengendara yang jatuh sendiri saat melintas.

Baca Juga:  Pemotor Viral yang Halang-halangi Ambulans di Depok Jadi Tersangka

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi ini kan jalannya miring. Kalau mau nyalip suka tanggung. Tadi barusan juga ada abang jatuh sendiri,” ujar Neneng saat ditemui di lokasi.

Ia menjelaskan, kecelakaan di kawasan tersebut mayoritas melibatkan sepeda motor dan jarang menimbulkan korban berat. Meski demikian, frekuensi kejadian dinilai cukup mengkhawatirkan bagi warga sekitar.

“Setiap bulannya hampir minimal pasti ada tiga kali insiden. Paling banyak memang motor jatuh sendiri. Kalau mobil jarang,” tambahnya.

Baca Juga:  Longsor di Ranggamekar Timpa Rumah Warga, BPBD Kota Bogor Gerak Cepat

Menurut Neneng, salah satu faktor yang membuat lokasi tersebut rawan kecelakaan adalah tikungan tajam dengan visibilitas terbatas. Ia berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk memasang cermin tikungan atau kaca cembung jalan agar pengendara dari dua arah dapat saling melihat kendaraan yang melintas.

“Harusnya di sisi tikungan tajam itu dikasih cermin jalan supaya kendaraan dari arah berlawanan bisa kelihatan. Jadi yang dari sana tahu kondisi sebelah sini, begitu juga sebaliknya,” katanya.

Warga sekitar berharap adanya langkah antisipasi dari pemerintah maupun instansi terkait guna meminimalisasi potensi kecelakaan di kawasan tersebut. Selain pemasangan cermin tikungan, warga juga menilai perlunya evaluasi kondisi permukaan jalan serta penambahan rambu peringatan bagi pengendara.

Baca Juga:  Area Kuliner Baru Kini Hadir di Lantai 2 Pasar Jambu Dua Kota Bogor

Kawasan Jalan Raya Jambu sendiri diketahui menjadi jalur yang cukup aktif dilalui masyarakat sekitar, termasuk akses menuju lingkungan pesantren dan permukiman warga di wilayah Leuwisadeng dan sekitarnya.

Dengan kondisi tikungan yang dinilai cukup berisiko, masyarakat berharap upaya pencegahan dapat segera dilakukan sebelum terjadi insiden yang lebih serius di kemudian hari.

Berita Terkait

Enam Tahun Terbaring, Bocah Sirnarasa Butuh Pendampingan
Pemkot Bogor Intensifkan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga
Hujan Guyur Sukabumi setelah Kemarau Panjang
Kebakaran Galuga Bukan dari Sampah Aktif, Ini Penjelasannya
Maulid Nabi dan Haul Akbar ke-96, Kramat Empang Bogor Dipadati Ribuan Jamaah
Antisipasi Abu Vulkanik, Polres Bogor Bagikan Masker dan Edukasi Warga
Di Balik Senyum Ibu Mimin, Tersimpan Perjuangan yang Panjang
Sopir Angkot Gelar Unjuk Rasa di Balaikota Bogor, Berikut Tuntutannya

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:19 WIB

Enam Tahun Terbaring, Bocah Sirnarasa Butuh Pendampingan

Jumat, 11 September 2026 - 13:38 WIB

Pemkot Bogor Intensifkan Penanganan Kebakaran TPAS Galuga

Jumat, 11 September 2026 - 10:08 WIB

Hujan Guyur Sukabumi setelah Kemarau Panjang

Rabu, 9 September 2026 - 14:20 WIB

Kebakaran Galuga Bukan dari Sampah Aktif, Ini Penjelasannya

Rabu, 9 September 2026 - 14:19 WIB

Maulid Nabi dan Haul Akbar ke-96, Kramat Empang Bogor Dipadati Ribuan Jamaah

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB