KSTI 2026 Dukung Penguatan Riset untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Tim Redaksi

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026 - 19:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bina News | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyelenggarakan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 sebagai forum strategis untuk mempertemukan pemerintah dengan Rektor, Dekan, dan Dosen dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta (PTN dan PTS) di seluruh wilayah di Indonesia untuk memperkuat kontribusi pendidikan tinggi dalam mendukung agenda pembangunan nasional, Minggu (28/6).

Dalam sesi Strategi Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Emas 2045, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan  Belanja Negara (APBN) akan diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional melalui pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, riset dan industrialisasi berbasis talenta.

Baca Juga:  Kenapa Harus Ada Underdog?

Pada forum ini, Menteri Purbaya menegaskan bahwa pencapaian target Indonesia Emas 2045 membutuhkan dukungan perguruan tinggi dalam menyiapkan talenta yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional. Menurut Menkeu, penguatan pendidikan di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), yang dipadukan dengan ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi (SHARE) menjadi salah satu langkah dalam pembangunan ekonomi yang berlangsung secara inklusif sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui forum KSTI ini, pemerintah mengajak perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri untuk memperkuat kolaborasi dalam menghasilkan kebijakan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional,” ujar Menkeu Purbaya.

Baca Juga:  Pendaftar TKA Jenjang SMA Tahun 2026 Meningkat 9,8 Persen

Menteri Purbaya juga menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri menjadi faktor penting dalam menghasilkan kebijakan yang berbasis ilmu pengetahuan (evidence-based policy). Sinergi tersebut diperlukan agar hasil riset semakin relevan dengan kebutuhan pembangunan, memperkuat produktivitas nasional, serta mendukung transformasi ekonomi.

Sejalan dengan upaya tersebut, pemerintah terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia dan riset melalui berbagai kebijakan strategis untuk mendukung pelaksanaan riset di perguruan tinggi, termasuk pemanfaatan dana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dalam pengembangan talenta pada bidang-bidang strategis yang dibutuhkan industri.

Baca Juga:  Tarif Transjabodetabek Naik, Tak Lagi Flat Rp3.500

Melalui Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Kemdiktisaintek mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan industri untuk memperkuat ekosistem sains, riset, dan teknologi yang mendukung produktivitas nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan riset yang berdampak, menyiapkan talenta unggul, serta mempercepat transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

 

Berita Terkait

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier
Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB