Binanews.id | Papua – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua resmi mengumumkan hasil verifikasi persyaratan bakal calon Rektor untuk masa jabatan 2026–2030. Pengumuman tersebut menjadi bagian penting dari proses penjaringan pemimpin perguruan tinggi yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.
Berdasarkan pengumuman Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor, sebanyak enam akademisi dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Mereka adalah:
- Dr. Faisal, M.HI.
- Dr. Talabudin Umkabu, M.Pd.
- Dr. Ade Yamin, M.A
- Dr. Amirullah, M.Ag.
- Dr. Marwan Sileuw, M.Pd.
- Dr. Anang Firdaus, M. Fil.I
Sebelumnya, proses verifikasi dilakukan setelah masa pendaftaran yang berlangsung pada 6 Juni–16 Juli 2026. Seluruh dokumen para pendaftar diperiksa secara cermat untuk memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku dalam proses pemilihan rektor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Verifikasi Administrasi Penting?
Dalam proses pemilihan pimpinan perguruan tinggi, verifikasi administrasi bukan sekadar pemeriksaan dokumen. Tahapan ini memiliki fungsi strategis untuk memastikan setiap kandidat memenuhi persyaratan formal sesuai regulasi Kementerian Agama dan ketentuan yang ditetapkan oleh senat perguruan tinggi.
Melalui proses tersebut, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi berdasarkan kompetensi dan rekam jejak, sehingga hasil akhirnya diharapkan melahirkan pemimpin yang kredibel serta mampu membawa kampus berkembang.
Momentum Menentukan Arah Kampus
Pemilihan rektor merupakan salah satu agenda penting bagi sebuah perguruan tinggi. Sosok rektor tidak hanya bertanggung jawab dalam pengelolaan akademik, tetapi juga menentukan arah pengembangan institusi, peningkatan kualitas pendidikan, riset, pengabdian kepada masyarakat, hingga memperluas jejaring kerja sama nasional maupun internasional.
Dengan lolosnya enam bakal calon pada tahap administrasi, civitas akademika IAIN Fattahul Muluk Papua kini menantikan gagasan, visi, dan program kerja yang akan disampaikan masing-masing kandidat dalam tahapan seleksi berikutnya.
Pengumuman hasil verifikasi ini ditandatangani oleh Ketua Panitia Penjaringan Dr. H. Abdul Hafid Jusuf, S.Ag., M.M. dan Sekretaris Abu Ode Sita, S.Ag., M.Si., sebagai bentuk komitmen panitia terhadap penyelenggaraan proses pemilihan rektor yang profesional dan terbuka.
Sementara itu bakal colon rektor Dr. Faisal dalam keterangannya berharap proses penjaringan rektor ini berjalan dengan baik. “Kita tahu hari ini sudah dirilis 6 bakal calon rector IAIN Fattahul Muluk Papua, dan sudah diserahkan ke rektor,” ungkap lelaki yang juga Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua.
Dr Faisal menambahkan, rencananya tanggal 21 Juli, rektor akan menyerahkan ke senat IAIN Fattahul Muluk. “Pihak senat IAIN nantinya akan melakukan rapat dan hasilnya rapat seperti apa, kita lihat dan kita tunggu hasilnya,” papar lelaki yang sekarang menjabat Direktur Program Pascasarjana IAIN Fattahul Muluk Papua ini.
Setelah melalui seleksi penilaian kualitatif dari pihak senat, kemudian akan diserahkan Kembali ke rektor, lalu akan diserahkan ke Menteri Agama di Jakarta. “Semoga seluruh proses pemilihan rector IAIN Fattahul Muluk Papua ini berjalan dengan baik,” tuturnya. []
Editor : Fathurroji









