Josephina Masneuw Janwarin: Menjaga Literasi Tetap Hidup di Sekolah

Ahmad Thursina Roja

- Redaksi

Selasa, 29 September 2026 - 11:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor–Di sebuah ruang kelas SMP Negeri Unggulan Langgur, Maluku Tenggara, Josephina Masneuw Janwarin berdiri di depan siswanya. Ia bukan tipe guru yang puas dengan gerakan 15 menit membaca atau taman baca yang rapi di pojok kelas. Baginya, literasi harus masuk ke tiga titik utama, yaitu tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, dan asesmen.

“Kalau dua titik sudah jalan tapi asesmen tidak berbasis literasi, maka akan gagal,” katanya, Jumat (25/9/2026) . “Siswa akan kesulitan ketika menghadapi Tes Kemampuan Akademik yang soalnya berbasis teks, bukan hafalan.”

Guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri Unggulan sekaligus pengajar di SMA Sanata Karya Langgur itu sudah enam tahun menjadi garda depan penguatan literasi di Bumi Larvul Ngabal . Jauh sebelum menyandang status fasilitator daerah, ia bersama rekannya Dewi Renginfur sudah berjalan menembus hampir seluruh SMP dan beberapa SD di Maluku Tenggara untuk menguatkan literasi.

Baca Juga:  Dr. Warsito dan Rompi yang Mengubah Hidup Para Pejuang Kanker

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja itu berbuah. Berdasarkan rapor pendidikan, literasi Maluku Tenggara kini masuk jajaran 1-20 kabupaten terbaik di Provinsi Maluku.

Josephina lahir di Langgur, 16 April 1983. Ia tinggal di Lingkungan Kristoforus, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara . Guru yang akrab disapa Ibu Oca ini menyandang gelar instruktur Bahasa Indonesia dan Sastra tingkat nasional sejak sebelum Kurikulum Merdeka Belajar diberlakukan.

“Sebagai instruktur, saya sudah berjalan sejak 2014. Mulai dari instruktur lapis dua, instruktur utama kabupaten, hingga instruktur nasional Guru Pembelajar dan Instruktur Aksi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tiga Wakil Presiden RI Lulusan Luar Negeri dan Kontribusinya Bagi Bangsa

Pada 2024, ia mengikuti Pelatihan Training of Trainer Literasi selama enam bulan, daring dan luring. Dari 320 peserta, ia terpilih sebagai peserta terbaik kelas literasi . Tahun 2026, ia kembali lolos sebagai Fasilitator Daerah untuk Program Literasi BOS Kinerja.

Ia juga tercatat sebagai salah satu penulis dalam buku kumpulan cerita rakyat Kei yang disusun Kantor Bahasa Maluku, Kemendikbud. Namanya tercantum sebagai penulis “Kisah Boketsin”.

Sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Josephina menerjemahkan gagasan literasinya melalui OSIS. Menyongsong Bulan Bahasa 2026, ia menggagas Festival Mini Bahasa dan Sastra yang digelar pada minggu pertama Oktober.

Festival ini tidak biasa. Siswa diajak berburu cerita rakyat Kei yang hampir punah. Mereka melakukan tur literasi, bermitra dengan masyarakat sebagai narasumber, lalu menulis kembali cerita tersebut dengan kamus daring dan teknologi visualisasi . Hasilnya akan dibukukan menjadi kumpulan cerita rakyat karya siswa. Ada tim resensi dari siswa sendiri yang menilai kelebihan dan kekurangan buku, serta tim kreatif yang mengolah cerita menjadi infografis, komik, dan video.

Baca Juga:  Nyai Hj Fatmah Noor Salim: Setia dalam Pengabdian, Menjaga Api Perjuangan Ummul Quro

“Isinya setiap anak akan menampilkan semua kemampuan literasi mereka. Lebih khusus ke karakteristik daerah, jadi buku-buku cerita rakyat Kei dan puisi-puisi menyangkut Kei yang akan kami tampilkan,” ujar Josephina.

Festival ini melibatkan hampir semua siswa, terutama kelas 9. “Kami ingin mereka mendapat pengalaman literasi yang baik, sehingga ketika tamat dan melanjutkan ke SMA mereka dapat membagi pengalaman ini ke teman-teman baru,” tegasnya.

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Ria Rahma Rahayu, Juara Favorit Duta Baca Kabupaten Bogor Lewat Dongeng Nusantara
Tiga Wakil Presiden RI Lulusan Luar Negeri dan Kontribusinya Bagi Bangsa
Rimbawati, Dosen UMSU Hadirkan Energi Terbarukan dari Motor Bekas hingga Kotoran Sapi
Tembus 364 Peserta, Zahra Mahasiswi UIB Raih Best Influencer Duta Lingkungan Jabar 2026
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola
Bangkit darj Kegagalan, Mahasiswi UIB Raih Top 6 Duta Baca Kabupaten Bogor 2026
Mengenal Lebih Dekat Sosok Ustadz Syam, Guru Besar Filsafat UNIDA Gontor
Aziz Awaludin Alumni Pesantren UQI Raih Dr. Carolyn Kelley Dissertation Award dari UW-Madison

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Tiga Wakil Presiden RI Lulusan Luar Negeri dan Kontribusinya Bagi Bangsa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Rimbawati, Dosen UMSU Hadirkan Energi Terbarukan dari Motor Bekas hingga Kotoran Sapi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Tembus 364 Peserta, Zahra Mahasiswi UIB Raih Best Influencer Duta Lingkungan Jabar 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Sosialisasikan Program Jabar Sakola

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Bangkit darj Kegagalan, Mahasiswi UIB Raih Top 6 Duta Baca Kabupaten Bogor 2026

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB