Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier

Bisyral

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Ijazah merupakan dokumen resmi yang menjadi bukti seseorang telah menyelesaikan jenjang pendidikan. Dokumen ini juga kerap menjadi salah satu syarat administratif dalam berbagai keperluan, mulai dari melamar pekerjaan hingga melanjutkan pendidikan.

Lantas, seberapa penting sebenarnya ijazah SMA?

Ijazah SMA atau sederajat menjadi bukti bahwa seseorang telah memenuhi seluruh persyaratan pendidikan untuk menyelesaikan jenjang sekolah menengah. Dokumen tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi perusahaan, perguruan tinggi, maupun lembaga tertentu dalam melihat latar belakang pendidikan seseorang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

James Madison High School dalam keterangan di situs resminya menyebutkan bahwa ijazah SMA memiliki peran penting, terutama bagi seseorang yang ingin melamar pekerjaan atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

” Ijazah SMA itu penting, terutama saat melamar pekerjaan atau berharap melanjutkan kuliah,” tulis keterangan tersebut.

Ijazah SMA Buka Lebih Banyak Peluang

Dokumen kelulusan sekolah menengah memiliki berbagai nama di sejumlah negara. Di antaranya Certificate of Graduation, High School Diploma atau GED Certificate di Amerika Serikat, A-Level atau O-Level Certificate dalam sistem pendidikan Inggris, Senior Secondary Certificate di Australia, hingga IB Diploma untuk program internasional.

Baca Juga:  Workshop Art Healing, KKN Internasional UIB di Thailand

Menurut James Madison High School, memiliki ijazah SMA dapat memberikan pengaruh terhadap pilihan seseorang dalam kehidupan, pendidikan, maupun karier.

Salah satunya berkaitan dengan penghasilan. Di Amerika Serikat, laporan Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan pekerja yang memiliki ijazah SMA rata-rata memperoleh penghasilan hampir USD 10.000 lebih tinggi per tahun dibandingkan mereka yang tidak memiliki ijazah SMA.

Selain itu, lulusan SMA juga memiliki pilihan pekerjaan yang lebih luas. Banyak lowongan pekerjaan menetapkan minimal pendidikan SMA atau sederajat sebagai salah satu persyaratan.

Ijazah SMA juga menjadi dokumen penting bagi seseorang yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pada sejumlah jalur pendidikan, calon mahasiswa harus menunjukkan bukti kelulusan SMA atau sederajat.

Tidak hanya itu, ijazah SMA juga dapat menjadi persyaratan untuk mengikuti seleksi militer maupun sejumlah posisi di lembaga negara.

Baca Juga:  Atasi 5.000 Anak Tak Sekolah, Disdik Kota Bogor Siapkan Beasiswa Gratis

Pendidikan Berdampak pada Kesehatan dan Keluarga

American Royal High School juga menyebutkan sejumlah manfaat lain dari memiliki ijazah SMA.

Tingkat pendidikan yang lebih tinggi disebut berkaitan dengan kondisi kesehatan yang lebih baik serta akses yang lebih luas terhadap layanan kesehatan.

Pendidikan juga dapat mendorong seseorang untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Lulusan SMA dinilai memiliki peluang lebih besar untuk terlibat dalam kegiatan sukarelawan, komunitas, maupun aktivitas sosial lainnya.

Selain itu, keberhasilan menyelesaikan pendidikan hingga jenjang SMA dapat meningkatkan rasa percaya diri. Pencapaian tersebut dapat memberikan dampak psikologis positif yang kemudian berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan.

Manfaat pendidikan juga dapat dirasakan oleh keluarga. Orang tua dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi cenderung memiliki kesadaran untuk mendorong anak-anaknya tetap bersekolah, menyelesaikan pendidikan, dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Bagaimana dengan Indonesia?

Di Indonesia, tingkat pendidikan juga berkaitan dengan besaran upah yang diterima pekerja.

Baca Juga:  Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) per 5 Agustus 2026, semakin tinggi jenjang pendidikan yang ditamatkan, semakin besar rata-rata upah yang diterima pekerja.

Lulusan SMA dan SMK sederajat memiliki rata-rata upah lebih tinggi dibandingkan pekerja yang pendidikan terakhirnya SMP maupun SD.

Rata-rata upah lulusan SMK tercatat sekitar Rp3,32 juta per bulan, sedangkan lulusan SMA sekitar Rp3,18 juta per bulan.

Sementara itu, pekerja dengan pendidikan terakhir SMP memiliki rata-rata upah sekitar Rp2,47 juta per bulan dan lulusan SD sekitar Rp2,12 juta per bulan.

Data tersebut menunjukkan bahwa pendidikan, termasuk penyelesaian jenjang SMA, dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi peluang seseorang dalam memperoleh pekerjaan dan penghasilan.

Dengan demikian, ijazah SMA bukan sekadar dokumen kelulusan. Bagi banyak orang, dokumen tersebut menjadi salah satu modal penting untuk membuka akses terhadap pendidikan lanjutan, pekerjaan, hingga peluang karier yang lebih luas.

Berita Terkait

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital
Biodiversitas Indonesia Jadi Laboratorium Pendidikan STEM, Belajar Sains Tak Harus Mahal

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB