Binanews.id | Bogor – Viral Sebuah video yang membahas tentang uang palsu pada pecahan Rp100 ribu menjadi perbincangan di media sosial. Video tersebut menarik perhatian publik karena menampilkan tentang klaim bahwa uang yang diduga palsu itu tetap memunculkan efek saat diperiksa menggunakan sinar ultraviolet (UV), sehingga dianggap menyerupai bahkan persis seperti uang asli.
Unggahan tersebut memicu beragam respons dari warganet. Pasalnya, selama ini lampu UV kerap digunakan sebagai salah satu alat sederhana untuk membantu memeriksa keaslian uang kertas.
Meski mengklaim memiliki ciri yang sangat mirip dengan uang asli, video itu menyebut masih dapat perbedaan yang dapat diperhatikan.
Perbedaan tersebut disebut berada pada bagian logo Bank Indonesia serta tampilan tulisan nominal pada uang yang tertera.
Perlu diketahui bahwa Bank Indonesia mengingatkan kepada masyarakat bahwa tidak hanya mengandalkan satu metode dalam mengenali keaslian rupiah.
Pemeriksaan uang tersebut sebaiknya dilakukan melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang), karena uang rupiah memiliki berbagai unsur pengaman yang saling melengkapi.
Selain menggunakan sinar UV, masyarakat juga dapat memperhatikan tekstur cetak yang terasa kasar pada bagian tertentu, tanda air (watermark), benang pengaman, gambar saling isi (rectoverso), hingga perubahan warna pada tinta di beberapa bagian uang.
Kemudian dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh dinilai lebih efektif untuk menghindari risiko menerima uang palsu.
Apabila masyarakat menemukan uang yang diduga palsu, masyarakat disarankan tidak mengedarkannya kembali.
Uang tersebut dapat diserahkan kepada pihak Bank Indonesia atau langsung ke kantor Bank Indonesia dan melaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.









