Siswa RI Borong Prestasi di Olimpiade Geografi Internasional, Perkenalkan Sistem Ronda

Bisyral

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Binanews.id | Bogor- Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa-siswa terbaik Indonesia di ajang International Geography Olympiad (IGeo) atau Olimpiade Geografi Internasional 2026.

Tim Indonesia berhasil meraih 2 medali emas, satu medali perunggu, dan honorable mention di poster presentation, keren!

IGeo 2026 diselenggarakan di Istanbul, Turki pada 12-19 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ajang bergengsi geografi ini diikuti sebanyak 184 peserta dari 50 negara.

Dalam kesempatan ini, tim Indonesia diisi talenta terbaik yang sebelumnya telah memenangkan Olimpiade Sains Nasional (OSN) khususnya cabang Geografi.

Sebelum berangkat ke Istanbul, peserta telah mengikuti seleksi dan pembinaan yang dilakukan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Baca Juga:  Rahasia Bahagia Suami Istri, Hikmah dari Kisah Imran bin Hattan

Melalui postingan Instagram resminya, dikutip Kamis (20/8/2026) Puspresnas Kemendikdasmen menyampaikan apresiasi kepada para pemenang, yaitu:

Medali Emas

1. Kaleb Lash Elnathan Naibaho (SMA Labschool Kebayoran, DKI Jakarta).

2. Rafif Adinata Ramadhan (MAN 1 Pekanbaru, Riau).

Medali Perunggu

1. Arkha Enzi Anagi (SMA Labschool Kebayoran, DKI Jakarta).

Tim Indonesia juga mendapat penghargaan Honorable Mention Poster Presentation dengan judul:

The Ronda System: The Indonesian Tradition to Keep Communities Safe

Meski belum berhasil, Puspresnas Kemendikdasmen juga memberikan apresiasi yang tinggi untuk Luminaire Tribuana Celmira asal SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, Banten. Luminaire telah berjuang dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia di IGeo 2026.

Baca Juga:  Gaji Guru Swasta Kerap Terlambat, Insentif Sertifikasi Masih Dipotong Yayasan

Seluruh keberhasilan tim Indonesia juga tak lepas dari pendampingan dan bimbingan tim pembina.

Selama berkompetisi, tim Indonesia didampingi oleh Prof Dewayany dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Asri Oktavioni Indraswari dari Universitas Indonesia (UI).

Seperti yang disebutkan sebelumnya, tim Indonesia mendapatkan penghargaan khusus atau honorable mention dalam bidang presentasi poster.

Mereka memperkenalkan sistem ronda kepada dunia.

Dengan poster yang menarik, tim Indonesia memperkenalkan sejarah, unsur-unsur ronda, perkembangan sistem ronda di Indonesia, dan keberhasilan sistem ronda di Nglanjaran, Sleman, DI Yogyakarta.

Dalam poster itu juga ditampilkan ‘anomali tung-tung sahur’ yang merepresentasikan kentongan di pos ronda.

Baca Juga:  Damkar Evakuasi Ular King Cobra 4 Meter di Bogor

Sistem ronda adalah kegiatan berkeliling untuk menjaga keamanan atau berpatroli.

Kegiatan ini umumnya dilakukan secara bergantian oleh warga dengan pos ronda sebagai titik kumpulnya.

Tim memperkenalkan sistem ronda sebagai tradisi khas Indonesia yang bertujuan untuk menjaga keamanan.

Tak hanya menjelaskan kondisi sistem ronda di Indonesia, mereka juga memberikan gambaran sistem ronda di masa kini yang serba digital.

Mereka menghadirkan sistem E-Ronda melalui aplikasi yang akan mempermudah penyusunan jadwal dengan tambahan manfaat lainnya.

Itulah prestasi yang ditorehkan siswa-siswa Indonesia sebagai kado Hari Kemerdekaan ke-81 RI. Selamat!

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi
Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor
Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026
Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin
Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027
Jangan Sepelekan Ijazah SMA, Dokumen Ini Bisa Perluas Peluang Karier
Ditjen Pesantren Gandeng Kemnaker Buka Akses Pelatihan Vokasi bagi Santri
Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bedah Buku “Pendidikan Islam Holistik” bersama Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi di UQI Bogor

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Revitalisasi Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Target Akhir 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemkab Bogor Catat Indeks Integritas Pendidikan Daerah Naik Empat Poin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Kebijakan Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Bakal Kembali Diterapkan Mulai 2027

Berita Terbaru

Pendidikan

36 Sekolah di Kota Bogor dapat Dukungan Revitalisasi

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:48 WIB

Nasional

Rektor IPB Ditunjuk Presiden Jadi Wakil Menteri Pertanian

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:44 WIB