Binanews.id | Bogor – Kompetisi National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2026 resmi dibuka di Benteng Kuto Besak (BKB), Kota Palembang. Senin (27/4/2026)
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor mengirimkan 16 personel yang dibagi menjadi dua tim. Keduanya terdiri dari enam atlet dan dua jajaran resmi.
Para personel terbaik itu saat ini masih mengikuti tiga kategori kompetisi di NFSC 2026 yang diselenggarakan selama tiga hari, yaitu 27 hingga 29 April 2026.
336 peserta yang tergabung dalam 42 tim pemadam kebakaran (Damkar) dari berbagai wilayah diIndonesia dikerahkan pada kompetisi NSFC 2026.
Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Edi Suharmanto, turut hadir dan membuka langsung kompetisi tersebut.
“Pada kesempatan hari ini kita memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi 42 tim dari Kota/Kabupaten yang berada dalam kompetisi ini yang antusiasmenya luar biasa,” ujarnya.
Edy menjelaskan bahwa tiga kategori yang dipertandingkan dalam kompetisi tersebut.
Pertama, hose laying yaitu pemasangan selang yang menitikberakan pada kecepatan proses penyambungan dan penyemprotan air. Kedua, survival yang menilai seberapa tangguh petugas damkar dalam bertahan di kondisi ekstrem di lapangan dengan perlengkapan lengkap. Ketiga, ladder pitching atau penyelamatan dari ketinggian suatu gedung.
Menurut Edy, tidak ada damkar yang hebat, melainkan hanya ada yang terbaik. Oleh karenanya, dia berharap kompetisi NFSC 2026 yang diselenggarakan di Palembang bisa melahirkan petugas Damkar yang tahan banting dalam menghadapi situasi apapun.
“NFSC ini tentunya bukan hanya sebatas kompetisi keterampilan dari aparatur Pemadam Kebakarandan Penyelamatan, tetapi juga harus jadi ajang bagi relawan pemadam kebakaran atau Redkar sebagai bentuk partisipasi dan keterlibatan masyarakat dalam upaya pengurangan risiko kebakaran,” ungkapnya.
Selain ajang kompetisi, diharapkan event ini menjadi pembekalan mental dari kegiatan yang kompetitif bagi petugas Damkar. Masyarakat tentunya menerima dampak yang besar pula dengan kualitas personel yang semakin terasah.









