Binanews.id | Bogor- Aktivitas literasi di SDN 2 Tlogo, Kanigoro, Blitar, terdampak setelah bangunan perpustakaan sekolah dibongkar untuk pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Akibatnya, ribuan koleksi buku perpustakaan harus dipindahkan dan disimpan sementara di ruang kelas.
Kepala SDN 2 Tlogo, Sugianto, menjelaskan bahwa perpustakaan selama ini menjadi pusat kegiatan membaca bagi para siswa. Setelah bangunan tersebut dibongkar, siswa tidak lagi memiliki ruang khusus untuk membaca dan memanfaatkan koleksi buku sekolah.
Selain hilangnya ruang perpustakaan, aktivitas belajar mengajar juga terdampak oleh proyek pembangunan yang berada di lingkungan sekolah. Suara alat berat dan berkurangnya area sekolah menjadi tantangan tersendiri bagi warga sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Polemik ini mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar dan DPRD Kabupaten Blitar.
Pemerintah daerah menyatakan akan menyiapkan solusi berupa pembangunan fasilitas pengganti serta penataan aset agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan secara optimal.
Kasus ini memunculkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya menjaga fasilitas pendidikan di tengah pelaksanaan program pembangunan desa.
Berbagai pihak berharap penyelesaian dilakukan dengan mengutamakan kepentingan siswa agar hak mereka memperoleh lingkungan belajar yang layak tetap terpenuhi.[]
Editor : Fathurroji









